JAKARTA (Suara Karya): Bank Indonesia DKI Jakarta, terus memacu peningkatan pengguna Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di berbagai wilayah Jakarta. Kegiatan ini dibungkus dalam Festival Kuliner Nusantara yang merupakan rangkaian dari Pekan QRIS Nasional (PQN) 2023, bertema “Wujudkan Semangat 45! QRISnya Satu, Menangnya banyak!”.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia DKI Jakarta Arlyana Abubakar mengatakan. Secara nasional, Jakarta merupakan provinsi dengan pengguna dan volume transaksi terbesar, yakni mencapai 45 persen.
Namun lanjut Arlyana, ada beberapa wilayah yang penggunaan QRISnya masih kecil seperti di Jakarta Barat hanya 13 persen, Jakarta Pusat 16 persen, Jakarta Timur 16 persen dan Kepulauan Seribu 0,01 persen.
“Angka ini sangat jauh jika kita membandingkannya dengan Jakarta Selatan, di mana pengguna QRIS sudah mencapai 45 persen. Ini yang kami terus pacu,” kata Arlyana, saat meninjau Festival Kuliner Nusantara, di Lippo Mall Puri, Jakarta, Senin (14/7/2023).
Dikatakan Arlyana, adapun segmentasi merchant pengguna QRIS di Jakarta yakni usaha mikro dan kecil, usaha reguler, usaha menengah, serta layanan umum.
“Harapannya, penggunaan QRIS di Jakarta dapat terus meningkat, karena sangat memudahkan masyarakat untuk melakukan transaksi keuangan. Bank Indonesia juga sudah menetapkan tidak dikenakan diskon rate (tingkat bunga) jika pengguna melakukan transaksi di bawah Rp100.000,” ujarnya.
Dijelaskan Arlyana, untuk transaksi sampai Rp 100.000 itu masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) nol persen, di atas Rp 100.000 0,3 persen dan ini berlaku paling cepat 1 September 2023.
Sebagai informasi, Pekan QRIS Nasional (PKN) 2023 diselenggarakan serentak pada 14-20 Agustus 2023. Adapun kegiatan-kegiatan yang akan dilakukan BI DKI Jakarta yaitu berupa Sosialisasi & Edukasi QRIS, Onboarding User dan Merchant QRIS, Showcase QRIS, Hiburan dan Perlombaan.
Pada kesempatan yang sama, Stevanus Rahardja, CEO PT Yukk Kreasi Indonesia mengatakan, PQN ini menjadi wadah untuk mensosialisasikan sistem pembayaran digital, yakni QRIS. Di Festival Kuliner Lippo Mall Puri ini pihaknya menggandeng 64 tenant yang seluruhnya Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).
“Kita juga membantu untuk bisa menyelaraskan QRIS kepada masyarakat, tenant-tenant semua menggunakan QRIS,” kata Stevanus.
Martina Julia Astrioni, Casual Leasing Manager Lippo Mall Puri menuturkan, pihaknya mendorong penggunaan pembayaran non tunai. “Kita di sini ada 350 tenant dan bazar yang diadakan setiap minggunya, semua cashless, salah satunya QRIS,” ujarnya. (Boy)
