Suara Karya

Nuzulul Quran, Menhut Raja Juli Antoni Tegaskan: Jaga Hutan Juga Tanggung Jawab Spiritual

JAKARTA (Suara Karya): Peringatan Nuzulul Quran di lingkungan Kementerian Kehutanan (Kemenhut) tahun ini tidak sekadar menjadi agenda keagamaan. Momen Ramadan ini juga dimanfaatkan untuk menegaskan, bahwa menjaga hutan juga bagian dari tanggung jawab spiritual.

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengemukakan hal itu saat menghadiri peringatan Nuzulul Quran dan buka puasa bersama keluarga besar rimbawan di Jakarta, Senin (9/3/26).

Hadir pula dalam acara Wakil Menteri Kehutanan Rohmat Marzuki, dan Wakil Presiden ke-13 RI Ma’ruf Amin yang memberi tausyiah.

Mengusung tema ‘Cahaya Nuzulul Quran Menguatkan Spiritualitas Hijau dalam Penguatan Tata Kelola Hutan Berkelanjutan’, kegiatan itu diikuti jajaran pimpinan Kemenhut, keluarga rimbawan, serta para mitra pengelola hutan.

Raja Juli kembali menegaskan, tugas menjaga hutan tidak hanya berkaitan dengan urusan lingkungan hidup, tetapi juga berdimensi moral dan keimanan.

“Hutan bukan hanya soal ekologi, tetapi juga eskatologi. Apa yang kita lakukan untuk menjaga alam hari ini juga terkait dengan tanggung jawab kita nanti di akhirat,” tuturnya.

Ditambahkan, para rimbawan memiliki amanah konstitusional dari Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan kelestarian hutan Indonesia. Namun lebih dari itu, nilai-nilai dalam Alquran juga menjadi pedoman moral dalam menjaga keseimbangan alam.

“Alquran memberi panduan jelas untuk membedakan antara tindakan yang membawa kebaikan dan yang merusak, termasuk praktik pengelolaan hutan, perlindungan keanekaragaman hayati, hingga pencegahan eksploitasi yang merusak lingkungan,” ucapnya.

Peringatan Nuzulul Quran juga diisi dengan kegiatan sosial. Sebanyak 1.000 mushaf Alquran disalurkan kepada keluarga besar karyawan Kemenhut bersama paket sembako.

Dukungan tersebut diberikan APP Group melalui program Wakaf Alquran.

Direktur APP Group, Suhendra Wiriadinata mengatakan, Ramadan menjadi momentum penting untuk memperkuat kepedulian sosial.

“Kami berharap mushaf Alquran yang disalurkan dapat memberi manfaat serta memperluas akses masyarakat terhadap kitab suci Alquran,” ujarnya.

Program wakaf Alquran yang dilakukan APP Group sendiri telah berjalan sejak 2008. Bersama pilar bisnis Sinar Mas, perusahaan tersebut telah menyalurkan lebih dari 1,4 juta mushaf Alquran ke berbagai wilayah Indonesia, termasuk daerah terpencil, lembaga pendidikan, komunitas, serta satuan TNI-Polri.

Peringatan Nuzulul Quran di Kemenhut pun menjadi simbol bahwa pengelolaan hutan tidak hanya bertumpu pada kebijakan dan teknologi, tetapi juga pada nilai spiritual yang mengingatkan manusia untuk menjaga alam sebagai amanah. (Tri Wahyuni)

Related posts