Suara Karya

Sirkuit Nasional Piala Menpora, Persiapkan Atlet Menuju Event Internasional

JAKARTA (Suara Karya): Berbagai terobosan yang dilakukan Kemenpora dalam melahirkan atlet nasional. Salah satunya menggelar sirkuit nasional ditiga cabang yaitu futsal, bulutangkis dan basket.

“Event ini merupakan puncak pagelaran yang sebelumnya dilaksanakan di berbagai daerah di Indonesia dan finalnya dilaksanakan di halaman kantor Kemenpora, “jelas Menpora Dito Ariotedjo di loby kantor Kemenpora, Senayan Jakarta, Sabtu (19/10/2024).

Menurutnya, event seperti ini penting artinya mempersiapkan atlet ke berbagai event ASEAN atau Asia. Mulai dari kategori junior. Dengan harapan pembinaan dan pertumbuhan prestasi atlet berkesinambungan.

Ketika disingggung apakah event seperti ini akan digelar tiap tahunnya, Menpora mengatakan sudah pasti. Karena program seperti ini sangat erat sekali dengan pembibitan dan pembinaan atlet dari berbagai daerah.

Melalui persaingan ketat atlet yang ingin tampil di ajang ini, sudah tentu mempersiapkan prestasinya seoptimal mungkin untuk tampil sebagai pemenang. Dari situlah akan tumbuh pembinaan dan pembibitan atlet yang berkesinambungan.

Sebagai contoh tim basket yang tampil di final 3 x 3 Piala Menpora KU-16 tahun
putra. Tim M2 Blue berusaha keras mengalahkan Dulukala Riau dengan angka 12 – 9 untuk meraih tampuk juara.

Begitu juga di putri, tim Warriors Jakarta sukses meraih gelar juara setelah mengalahkan Tenaga Baru “A” Riau dengan skor telak 15-5.

Usai pertandingan, Kapten tim Warriors Jakarta, Asyila, mengungkapkan rasa gembiranya atas kemenangan ini dan tampil juara.  “Pastinya senang banget karena lawan-lawan dari daerah juga sangat tangguh dan sulit dikalahkan. Tapi, kami berhasil menambah pengalaman dan membawa pulang kemenangan,” ujarnya.

Begitu juga yang dikatakan Pelatih M2 Blue Medan, Jenny. “Kami sangat bersyukur anak-anak bisa menjuarai Sirkuit Nasional 3×3 Piala Menpora. Terima kasih banyak kepada Kemenpora yang telah mengadakan acara ini, sehingga anak-anak dari daerah bisa menunjukkan potensinya,” ujarnya.

Menurutnya, cara seperti ini sangat diperlukan, bahkan jika bisa digelar setahun sekali. Ini akan memotivasi anak-anak daerah untuk mempersiapkan diri lebih baik. Dari ajang seperti ini bisa melihat potensi atlet-atlet berbakat yang mungkin bisa memperkuat Timnas Indonesia di masa mendatang. (Warso)

Related posts