Suara Karya

Tim Catur Indonesia Raih Juara Umum BPK PENABUR Asian Zone 3.3 Schools Chess Competition 2025

JAKARTA (Suara Karya) : Diikuti 10 negara, Tim Catur Indonesia tampil sebagai juara umum BPK PENABUR Asian Zone 3.3 Schools Chess Competition 2025. Semua itu terjadi setelah kontingen “Merah Putih” mengumpulkan 14 medali emas, 10 perak dan 8 perunggu di BPK PENABUR Intercultural School Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Pada pertandingan Catur klasik tujuh babak ini, medali emas yang diraih kontingen Indonesia dikumpulkan melalui nomor beregu putra – putri KU – 7 tahun, Firhot Panjaitan (KU – 9 putra), Veronica Jefani (KU – 11 putri), Jessen Michael (KU – 11 putra), beregu putra (KU – 11), beregu putri KU – 13), I Kadek Dhanvant Keene (KU – 13 putra), beregu putra KU – 13, Cherisha Divina (KU – 15 putri), Steven Tan (KU – 15 putra), beregu putra KU – 15, Clementia Adeline (KU – 17 putri), dan beregu putra KU – 17.

“Kami bersyukur pecatur pelajar Indonesia berhasil meraih juara umum. Dengan prestasi yang dimiliki bisa ditingkatkan kejenjang internasional kelompok umum nantinya, ” tegas Sekjen PB Percasi, Hendry Hendratno di Jakarta, Sabtu (30/8/2025).

Dalam kesempatan itu Hendry mengucapkan terima kasih bagi atlet Indonesia yang menyumbang medali bagi Merah Putih, sedang yang belum berhasil tidak perlu kecewa, tapi berlatih lebih gigih lagi.

Sedang Adri Lazuardi, Ketua Umum Yayasan BPK PENABUR bersyukur para atlet Catur junior mengalami kemajuan cukup pesat. Semua itu merupakan hasil pembinaan PB Percasi yang berkolaborasi dengan berbagai perusahaan maupun BPK PENABUR menggelar berbagai event baik nasional maupun internasional.

Dengan hasil cemerlang yang dialami kontingen Indonesia katanya, semoga di tahun – tahun mendatang bisa digelar kembali. Bahkan levelnya bisa ditingkatkan dengan pecatur – pecatur yang sudah memiliki gelar MF maupun MI nantinya.

“Begitu juga dengan elorating yang dimiliki para pecatur pelajar nantinya bisa meningkatkan event Catur di tahun – tahun mendatang. Kerjasama dengan PB Percasi cukup bagus dalam meningkatkan prestasi pecatur dilingkungan pelajar, ” katanya.

Adapun peserta yang tampil dalam pertandingan berjumlah 251 peserta, terdiri dari 42 pecatur internasional yang berasal dari Rusia, Hong Kong, Jepang, Myanmar, Filipina, Singapura, Vietnam, Mongolia, Malaysia, dan tuan rumah Indonesia menurunkan 209 pecatur pelajar terbaiknya.

Semua itu diakui I Kadek Dhanvant Keene yang tampil juara di KU – 13 dengan menyisihkan rekan senegaranya Dominnicus Winstons (perak) dan Kenny Horasino Bach (perunggu).

“Tampil di BPK PENABUR Asian Zone 3.3 Schools Chess Competition 2025 saya melakukan persiapan rutin selama dua bulan. Alhamdulillah saya lolos dalam persaingan dan bisa berlaga di event Catur internasional itu dan tampil sebagai juara, ” ujar Dhanvant.

Pecatur asal Bekasi yang selalu membela bendera Banten dalam setiap tampil dalam event nasional mengatakan senang bisa keluar juara. Dengan prestasi yang dimiliki diharapkan mampu meraih target gelar GM diusianya yang ke 16 tahun nantinya. (Warso)

Related posts