JAKARTA (Suara Karya): Trakindo Utama (Trakindo) kembali menggelar Kompetisi Kompetensi Keahlian Teknik Alat Berat (K3TAB), yang berlangsung sejak 30 September hingga 7 Oktober 2023, di Jakarta.
Kompetisi yang mengusung tema ‘Raih Prestasi Cemerlang, Bangun Masa Depan Gemilang’ itu diikuti 30 peserta dari sekolah menengah kejuruan (SMK) dan Politeknik jurusan alat berat dari berbagai wilayah Indonesia.
Posisi juara umum berhasil diraih SMKN 1 Balikpapan dan Politeknik Negeri Banjarmasin.
Chief Administration Officer Trakindo, Yulia Yasmina usai pengumuman para juara, Sabtu (7/10/23) menjelaskan, kompetisi K3TAB digelar sebagai bentuk kontribusi Trakindo dalam memajukan pendidikan vokasi bidang alat berat di Tanah Air.
“Selain ikut mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) andal di masa depan,” ujar Yulia seraya menjelaskan PT Trakindo Utama adalah penyedia solusi alat berat Caterpillar di Indonesia.
K3TAB merupakan bagian dari program CO-OP yang dilakukan Trakindo sejak 1996. Hal itu menjadi bukti keseriusan Trakindo dalam memajukan pendidikan vokasi alat berat di Tanah Air.
“Kami harap semua pemangku kepentingan yang terlibat dalam kompetisi ini memiliki semangat dalam melanjutkan sinergi baik, demi kemajuan kualitas generasi penerus bangsa,” kata Yulia.
Disebutkan, peserta K3TAB 2023 diikuti 8 SMK dan 5 Politeknik dari berbagai wilayah di Indonesia. Rinciannya adalah SMKN 1 Balikpapan, SMKN 1 Lubuk Pakam, SMKN 1 Mimika, SMKN 1 Singosari, SMKN 2 Dumai, SMKN 2 Sumbawa Besar, SMKN 3 Sorong, dan SMKN 6 Samarinda.
Untuk Politeknik, peserta datang dari Politeknik Negeri Banjarmasin, Politeknik Negeri Padang, Politeknik TEDC Bandung, Politeknik Negeri Ujung Pandang, dan Politeknik Negeri Samarinda.
Meraih predikat juara umum, wakil dari SMKN 1 Balikpapan mengaku bangga. Akhirnya kerja keras tim sebelum kompetisi terbayarkan.
“K3TAB membantu sekolah dalam memperbanyak ilmu pengetahuan dan merasakan langsung dunia kerja,” ujar Muhammaf Nadlifsyam yang didampingi guru pendamping Heru Supriyanto.
Ditambahkan, pencapaian SMKN 1 Balikpapan selama kompetisi K3TAB tak lepas dari arahan serta didikan dari instruktur Trakindo selama kami menjalani pelatihan on the job training (OJT).
“Sehingga kami bisa merasakan pengalaman kerja yang sesungguhnya dan menjalani kompetisi dengan hasil yang baik,” tuturnya.
Perwakilan dari Politeknik Negeri Banjarmasin, Pinta Raharja yang didampingi dosen pendamping M Khafidz Arifin mengungkapkan syukur atas terpilihnya Politeknik Negeru Banjarmasin sebagai juara umum K3TAB 2023.
“Bagi kami, kerjasama tim dan komunikasi yang baik menjadi kunci utama keberhasilan. Semoga kedepan, K3TAB semakin banyak melibatkan peserta dari Politeknik ataupun SMK,” ujar Pinta.
Sebagai informasi, Program K3TAB dirancang untuk mengetahui kompetensi (skill dan knowledge) yang diperoleh peserta didik selama kurang lebih 2 tahun, sesuai jenjang pendidikannya.
Karena itu, materi yang diujikan disesuaikan dengan materi yang diperoleh peserta didik dalam kurun waktu itu.
Secara umum, peserta diuji melalui 4 tahap. Pengujian melibatkan tim juri para ahli/profesional dari Trakindo.
Empat tahapan itu, antara lain, Innovation Presentation yang memaparkan stu judul presentasi dalam bahasa Indonesia; Knowledge Assessment melalui ujian tertulis dan mengidentifikasi nama-nama komponen pada engine dan machine.
Tahap ketiga adalah Practical Assessment dengan melakukan pekerjaan, mulai dari menentukan reusability suatu komponen, hingga melakukan Preventive Maintenance (perawatan) pada engine; Teamwork and Attitude di mana perilaku para peserta juga akan dinilai selama kegiatan.
Berikut posisi kedua diraih SMKN 1 Singosari dan Politeknik Negeri Samarinda. Pemenang untuk kategori Presentasi Inovasi adalah SMKN 1 Balikpapan dan Politeknik Negeri Banjarmasin.
Pemenang kategori Pengetahuan Teknik adalah SMKN 1 Singosari dan Politeknik Negeri Samarinda. Untuk kategori Keterampilan Teknik diraih SMKN 1 Balikpapan dan Politeknik Negeri Banjarmasin. (Tri Wahyuni)
