JAKARTA (Suara Karya): Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta (KPw BI Jakarta) terus meningkatkan sinergi dengan seluruh stakeholder untuk perluas akseptasi pembayaran non tunai antara lain melalui QRIS dan BI-Fast di DKI Jakarta. Kali ini, pengenalan sistem pembayaran elektronik ditujukan kepada para pelajar tingkat pertama (SLTP).
“Kami coba menyasar pengenalan dan mendorong penggunaan QRIS oleh pelajar. Hal ini dikarenakan, selain tingkat keamanan lebih tinggi, transaksi elektronik ini juga memudahkan orang tua untuk mengontrol penggunaan uang yang diberikan kepada anak,” kata Kepala Perwakilan BI Jakarta Arlyana Abubakar, dalam acara KPw BI Jakarta bersinegi dengan SMPN 109 Jakarta Timur mendiseminasikan QRIS dan BI-FAST sebagai kanal pembayaran digital pada event Liga Zone 2023, di Jakarta, Minggu (3/8/2023).
.
Dalam kesempatan itu, Arlyana menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas terselenggaranya Festival & Pentas Seni Liga Zone 2023 yang seluruh rangkaian kegiatannya melalui pembayaran secara digital yakni QRIS, meliputi penjualan/pembelian tiket dan bazar UMKM.
Melalui penyelenggaraan event & sosialisasi yang masif di DKI Jakarta diharapkan dapat semakin mendukung penggunaan QRIS yang masif, inovatif dan inklusif di kalangan Masyarakat tak terkecuali lingkungan sekolah dan pelajar.
Sekadar infoermasi, sampai dengan Juli 2023, pengguna QRIS DKI Jakarta bertambah sebanyak 698.064 atau 64,67% dari target yang ditentukan sampai dengan akhir tahun 2023. Sedangkan dari volume transaksi mencapai 361 juta atau 104% dari target sampai dengan akhir tahun 2023.
Puncak acara Liga Zone 2023 ini dihadiri Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta, Ibu Arlyana Abubakar, Perwakilan Bank BJB, Kepala Sekolah & Jajaran Pengurus SMPN 109 Jakarta Timur. (Boy)
