JAKARTA (Suara Karya) : Mengantongi 160 medali, dengan rincian 71 medali emas, 44 perak dan 45 medali perunggu, kontingen DKI Jakarta terus berjaya memimpin klasemen sementara melampaui target di POMNas XIX Jateng tahun 2025.
Target utama kontingen DKI Jakarta mempertahankan juara umum yang pernah diraih di Kalsel tahun 2023 yaitu mengumpulkan 140 medali dengan rincian 68 medali emas, 34 perak dan 38 medali perunggu dari 16 cabang yang dipertandingkan.
“Alhamdulililah sebelum POMNas XIX ditutup kontingen DKI Jakarta sudah melebihi target yang diberikan. Insya Allah jumlah medali akan bertambah, karena masih ada cabang yang dipertandingkan, ” tegas Penasehat Kontingen, Kontingen DKI Jakarta, Prof. Dr. Abdul Sukur, S.Pd., M.Si. di Semarang, Kamis (25/9/2025).
Abdul Sukur mengatakan, perjuangan para atlet yang tampil di 17 cabang olahraga yang dipertandingkan di POMNas XIX Semarang, Jateng 2025 cukup gigih. Atlet yang turun dalam pertandingan sebagian besar menyumbang medali emas, perak maupun perunggu.
Seperti halnya renang menyumbang medali cukup banyak dengan mempertahankan juara umum setelah mengumpulkan 23 medali emas. Begitu juga sumbangan medali emas dari cabang atletik, wushu, sepak takraw, petanque, taekwondo, karate, bulutangkis, dan tidak ketinggalan catur.
Bahkan cabang pencak silat yang pertandingan final akan digelar Jumat (26/9/2025) juga menjanjikan menyumbang medali emas setelah 12 atletnya masuk partai final. Dengan begitu perolehan dan jumlah medali yang dikumpulkan akan bertambah.
Abdul Sukur berikan acungan jempol semangat atlet tak pernah pantang menyerah untuk mempersembahkan medali bagi kontingen Jakarta. Semua itu terpantau dari cabang karate yang terus berjuang menyuguhkan prestasi terbaiknya, meski sudah mengetahui Kontingen DKI Jakarta sudah melampaui target mempertahankan juara umum di POMNas XIX Jateng tahun 2025.
Dia berharap semangat itu tetap menyala didada para atlet silat yang akan tampil di final untuk menyumbang medali emas bagi kotingen DKI Jakarta. Semoga harapan menambah perbendaharaan medali tetap bertambah. (Warso)
