Suara Karya

Menpora: Lewat KIP Diharapkan Memberikan Informasi Penting Bagi Masyarakat

JAKARTA (Suara Karya): Menpora Dito Ariotedjo berharap, Keterbukaan Informasi Publik (KIP) menjadi komitmen Kemenpora untuk terus menjadi badan publik yang informatif sekaligus peningkatan pelayanan kepemudaan di tengah masyarakat.

“Melalui Forum Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Tahun 2024 dapat memberikan penjelasan apa – apa yang diharapkan masyarakat pada umumnya, ” tegas Dito Ariotedjo, seusai membuka Forum KIP di Teater Wisma Menpora, Senayan, Jakarta, Kamis (22/8/2024).

Menurutnya, lewat Forum Keterbukaan Informasi Publik kali ini dapat membuka akses informasi kepada masyarakat sebagai komitmen Kemenpora menjadi Badan Publik yang Informatif.

Bahkan, Forum KIP Kemenpora tahun ini sekaligus menjadi ajang yang komprehensif untuk merumuskan usulan kebijakan peningkatan pelayanan kepemudaan, dengan tema ‘Kemenpora Rumah Pemuda Bangsa’.

Menurut Dito, tema kegiatan yang dibawa kali ini menjadi gambaran bagaimana Kemenpora berkomitmen penuh dalam mengelola dan meningkatkan kualitas Pemuda Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.

Apresiasi

Sedang Ketua Komisi Informasi Pusat Donny Yoesgiantoro memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan forum KIP. Acara ini adalah momentum yang tepat bagi para pemuda, untuk berdiskusi, berbagi pengalaman, mencari solusi bersama dalam menghadapi tantangan dalam pelaksanaan keterbukaan informasi publik.

Komitmen dalam melaksanakan keterbukaan informasi publik di Kemenpora lanjutnya, sangatlah baik. Terlihat dari hasil monitoring dan evaluasi Keterbukaan Informasi Publik yang dilaksanakan oleh Komisi Informasi Pusat pada setiap tahunnya.

“Dari tahun 2021 Kemenpora memperoleh predikat sebagai Badan Publik Cukup Informatif dengan nilai 75,94 pada tahun 2022 dengan predikat sebagai Badan Publik Menuju Informatif dengan nilai 80,76 dan pada tahun 2023 mendapat Predikat Badan Publik Informatif dengan nilai cukup fantastis 95,80,” urainya.

“Dari cukup informatif, menuju informatif dan langsung informatif berada di urutan 5 besar Badan Publik Informatif dan Mas Menteri tadi berharap tahun depan bisa menjadi 3 besar. Catatan kami di banyak kementerian memang harus diperhatikan pengadaan barang dan jasa,” paparnya.

Donny juga berpesan, indikator barang dan jasa menjadi perhatian khusus untuk menuju ke peringkat yang lebih tinggi. Saat ini indikator lain yang diujikan ke Kemenpora telah berjalan dengan baik.

“Saya melihat dari 5 indikator yang diujikan waktu itu semua hampir sempurna Kemenpora ini. Misalnya skalanya 15 dapat 15, skalanya 10 dapat 10. Hanya satu pengadaan barang dan jasa sehingga itu yang harus nanti diperhatikan penting dan lebih khusus,” pesannya. (Warso)

Related posts