Suara Karya

13.449 Siswa Lolos, Puspresnas Umumkan Hasil Seleksi SD-SMP Menuju OSN Provinsi

JAKARTA (Suara Karya): Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen) melalui Balai Pengembangan Talenta Indonesia (BPTI), dan Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) secara resmi mengumumkan hasil penilaian dewan juri Olimpiade Sains Nasional tingkat Kabupaten/Kota (OSN-K) tahun 2025 untuk jenjang SD/MI/sederajat dan SMP/MTs/sederajat.

Pengumuman itu menandai berakhirnya proses seleksi tahap awal dan dimulainya persiapan menuju OSN tingkat provinsi.

Kepala Pusat Prestasi Nasional, Maria Irene menyampaikan, siswa yang lolos pada jenjang SD/MI sebanyak 6.550 orang dan jenjang SMP/MTs sebanyak 6.899 orang menuju seleksi tingkat provinsi.

Pada jenjang SD, jumlah itu terdiri atas cabang Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) sebanyak 2.177 peserta, Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) sebanyak 2.170 peserta, dan Matematika sebanyak 2.203 peserta. Di jenjang SMP terdiri atas IPA (2.332 peserta), IPS (2.236 peserta), dan Matematika (2.331 peserta).

Ajang OSN merupakan kompetisi tahunan bergengsi yang bertujuan untuk mengembangkan minat dan bakat peserta didik di bidang riset dan inovasi. Tak sekadar ajang akademik, OSN dirancang untuk melatih kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan pemecahan masalah sejak usia dini.

Tahun ini, OSN-K diikuti 321.043 siswa jenjang SD/MI, dengan rincian IPA (111.555 siswa), IPS (93.332 siswa), dan Matematika (116.156 siswa). Pada jenjang SMP/MTs terdapat 187.552 siswa ambil bagian, terdiri atas IPA (61.958 siswa), IPS (63.175 siswa), dan Matematika (62.419 siswa).

“Peserta OSN-K berasal dari 38 provinsi serta Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN),” ujar Irene.

Seluruh pelaksanaan seleksi dilakukan secara daring melalui kerja sama antara Puspresnas, Pusat Penilaian Pendidikan (Puspendik), dan Pusat Data dan Informasi (Pusdatin), serta Dinas Pendidikan Provinsi, Kabupaten/Kota, dan satuan pendidikan.

Implementasi ajang talenta ini merupakan bagian dari Manajemen Talenta Nasional, yang bertujuan menjaring dan mengembangkan potensi terbaik anak-anak Indonesia secara bertahap, mulai dari tingkat kabupaten/kota, provinsi, hingga nasional.

Keterlibatan aktif dari pemerintah daerah, terutama Dinas Pendidikan, menjadi faktor kunci dalam mendukung keberhasilan program. Meski demikian, Puspresnas mencatat ada tantangan dalam partisipasi.

Seperti diungkapkan Kepala Bidang Pengembangan Talenta, Puspresnas, Retno Juni, tahun ini, tercatat 42 kabupaten/kota tidak mengirimkan peserta OSN-K jenjang SMP, serta 225 kabupaten/kota tidak mengirimkan peserta jenjang SD.

Untuk memastikan keterbukaan informasi, daftar lengkap nama-nama peserta yang lolos ke OSN tingkat provinsi dapat diakses mulai 12 Juli 2025 melalui laman resmi: https://bpti.kemdikbud.go.id,
https://pusatprestasinasional.kemdikbud.go.id, dan akun instagram resmi @puspresnas.

Informasi juga dapat diperoleh melalui papan pengumuman Dinas Pendidikan masing-masing daerah.

Pengumuman peserta yang lolos OSN tingkat provinsi untuk jenjang SMA/MA/SMK/MAK akan diumumkan pada 15 Juli 2025 melalui kanal resmi BPTI dan Puspresnas.

Cabang lomba jenjang tersebut meliputi Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, Astronomi, Ekonomi, Geografi, Kebumian, dan Komputer.

Ajang OSN merupakan bagian integral dari strategi nasional untuk menyiapkan generasi muda yang unggul, berprestasi, dan mampu bersaing dalam era ilmu pengetahuan dan teknologi yang terus berkembang.

Puspresnas berharap para peserta yang lolos ke tingkat provinsi dapat terus mengasah kemampuannya secara optimal, memanfaatkan waktu untuk belajar dan berlatih, serta menjadikan ajang ini sebagai pijakan awal menuju pencapaian prestasi lebih tinggi. (Tri Wahyuni)

Related posts