JAKARTA (Suara Karya): Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta, Iwan Setiawan, menegaskan bahwa subsektor perfilman memiliki peran strategis dalam mendorong sumber pertumbuhan ekonomi baru berbasis ekonomi kreatif. Hal tersebut disampaikannya dalam rangkaian kegiatan Jakarta Youth Film Festival (JYFF) 2026 saat melakukan kunjungan ke salah satu rumah produksi film di Jakarta Selatan, Selasa (17/2/2026).
Menurut Iwan, industri film tidak hanya berbicara tentang karya seni dan hiburan, tetapi juga tentang potensi ekonomi yang memiliki rantai nilai luas. Dari proses praproduksi, produksi, hingga distribusi dan promosi, seluruh tahapan tersebut mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan nilai tambah, serta memperkuat daya saing Jakarta sebagai pusat ekonomi kreatif.
Ia menilai, penguatan subsektor perfilman merupakan bagian dari strategi jangka panjang dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif yang tangguh dan berkelanjutan. Sinema, kata Iwan, mampu menjadi ruang ekspresi generasi muda sekaligus instrumen penggerak ekonomi daerah jika didukung dengan pembinaan dan promosi yang tepat .
Kunjungan tersebut juga menjadi momentum pembahasan pengembangan kapasitas pelaku industri film, penguatan promosi karya lokal, serta perluasan ruang pembinaan generasi muda melalui JYFF 2026 . Iwan menekankan pentingnya kolaborasi antara regulator, pemerintah daerah, dan pelaku industri dalam membangun ekosistem perfilman yang inklusif dan berdaya saing.
JYFF 2026 sendiri dihadirkan sebagai wadah partisipasi pelajar dan generasi muda untuk berkarya dan menampilkan gagasan kreatif melalui medium film. Festival ini diharapkan mampu melahirkan talenta-talenta baru sekaligus memperkuat posisi Jakarta sebagai kota kreatif dan kota sinema .
Kick off JYFF 2026 telah digelar pada 3 Februari 2026 di The Djakarta Theatre, dengan masa pendaftaran dibuka hingga 25 April 2026 . Antusiasme generasi muda diharapkan terus meningkat seiring semakin luasnya akses informasi dan dukungan terhadap industri kreatif.
Dukungan terhadap sektor kreatif, lanjut Iwan, merupakan bagian dari komitmen Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta dalam memperkuat fondasi ekonomi daerah. JYFF 2026 juga menjadi bagian dari Jakarta Kreatif Festival (JKF), program unggulan yang dirancang untuk mendorong akselerasi ekonomi kreatif di ibu kota .
Melalui penguatan ekosistem film dan keterlibatan generasi muda, Iwan optimistis industri kreatif Jakarta dapat berkembang lebih progresif, inovatif, dan berkontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. (Boy)
