Dilantik jadi Dirjen PAUDikdasmen, Iwan Syahril Tinggalkan Ditjen GTK

0

JAKARTA (Suara Karya): Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim melantik Iwan Syahril sebagai Dirjen Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Menengah (PAUDikdasmen). Jabatan Iwan sebelumnya adalah Dirjen Guru dan Tenaga Pendidikan (GTK).

Dalam sambutannya, Mendikbudristek menekankan pentingnya prinsip gotong royong dan kolaborasi antarsektor dalam mewujudkan Merdeka Belajar bagi seluruh masyarakat Indonesia.

“Pelantikan ini merupakan langkah nyata untuk memperkuat kerja sama antarberbagai pihak, sehingga tercipta sumber daya manusia unggul yang berlandaskan karakter profil pelajar Pancasila,” kata Nadiem usai pelantikan sejumlah pejabat di lingkungan Kemdikbudristek, Jakarta, Kamis (8/9/22).

Ditambahkan, Merdeka Belajar yang saat ini menginjak episode ke-22 merupakan bukti hasil baik dari gotong royong dan kerja sama banyak pihak, baik di internal maupun eksternal organisasi. Karena itu, Mendikbudristek mengajak para pihak agar transformasi pendidikan di Indonesia terus berlanjut hingga taraf berikutnya.

Kepada Iwan, Mendikbudristek meminta agar transfomasi pendidikan di tingkat PAUDikdasmen termasuk implementasi Kurikulum Merdeka, Sekolah Penggerak, dan program-program Merdeka Belajar dapat diterapkan lebih luas. “Pastikan para pelajar kita tumbuh sesuai minat dan bakatnya serta memiliki karakter Pelajar Pancasila,” ucapnya.

Pejabat lain yang diangkat, antara lain Rektor Universitas Palangka Raya periode 2022-2026, Salampak; Rektor Institut Seni Budaya Indonesia Bandung periode 2022-2026, Retno Dwimarwati; Direktur Politeknik Pertanian Negeri Kupang periode 2022-2026, Johanis A Jermias; Direktur Politeknik Negeri Bali periode 2022-2026, I Nyoman Abdi; Kepala Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi Jawa Tengah, Nugraheni Triastuti;

Selan itu ada Kepala Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Sujarno; Kepala Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, Imran; Kepala Balai Pengelolaan Pengujian Pendidikan, Pusat Asesmen Pendidikan, Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan, Rahmawati; serta Kepala Subbagian Umum, Balai Pengelolaan Pengujian Pendidikan, Pusat Asesmen Pendidikan, Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan, Ellis Darmayanti.

Kepada para pimpinan perguruan tinggi, Nadiem meminta keberlanjutan program Kampus Merdeka, Praktisi Mengajar, dan program Merdeka Belajar yang terkait pendidikan tinggi.

“Hadirkan lingkungan kampus yang aman, berikan hak mahasiswa untuk belajar di luar kampus dan ciptakan sumber daya manusia yang siap bersaing di dunia global,” ucapnya.

Kepada pejabat di Kepala Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan, Mendikbudristek juga berpesan agar pemerataan mutu pendidikan terus ditingkatkan. Lakukan koordinasi secara terarah dengan Badan Standar, Kurikulum dan Asesmen Pendidikan maupun dengan pemerintah daerah.

“Mari wujudkan pengelolaan pengujian bidang pendidikan yang kredibel, adil, transparan, fleksibel, efisien dan akuntabel,” kata Nadiem menandaskan. (Tri Wahyuni)