Suara Karya

Harga Daging Sapi Tetap Terkendali, Perumda Dharma Jaya Pastikan Lebih Murah dari Pasar

Screenshot

JAKARTA (Suara Karya): Di tengah fluktuasi harga daging sapi yang terjadi di sejumlah pasar tradisional, Perumda Dharma Jaya memastikan harga daging sapi yang dipasarkannya masih berada di bawah harga pasar dan tetap terjangkau bagi masyarakat Jakarta.

Direktur Utama Perumda Dharma Jaya, Raditya Endra Budiman, menyampaikan bahwa penetapan harga dilakukan dengan mempertimbangkan daya beli masyarakat tanpa mengorbankan kualitas produk. Menurutnya, komitmen tersebut merupakan bagian dari peran Perumda Dharma Jaya sebagai badan usaha milik daerah (BUMD) pangan.

Ia menjelaskan, keterjangkauan harga daging sapi dapat dijaga karena Perumda Dharma Jaya mengelola rantai pasok secara efisien, mulai dari pengadaan sapi, proses pemotongan, hingga distribusi ke masyarakat. Pengelolaan tersebut dilakukan dengan tetap mengacu pada standar mutu dan keamanan pangan.

“Efisiensi ini memungkinkan kami menjaga harga tetap kompetitif, sekaligus memastikan daging sapi yang sampai ke masyarakat aman, sehat, dan layak konsumsi,” ujarn Raditya dalam keterangan tertulisnya, Kamis (22/1/2026).

Lebih lanjut, Raditya menegaskan bahwa Perumda Dharma Jaya tidak hanya berorientasi bisnis, tetapi juga menjalankan fungsi pelayanan publik. Upaya ini ditujukan agar masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan protein hewani di tengah dinamika harga pasar.

Dari sisi pasokan, Perumda Dharma Jaya memastikan stok daging sapi dalam kondisi aman dan distribusi berjalan lancar. Perusahaan juga terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas harga pangan strategis serta mendukung pengendalian inflasi daerah.

Perumda Dharma Jaya turut mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian berlebihan. Dengan ketersediaan stok yang terjaga dan distribusi yang terkendali, masyarakat diharapkan tetap tenang dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Sebagai tambahan, Perumda Dharma Jaya menyatakan kesiapan untuk mendukung pelaksanaan pasar murah yang diselenggarakan Pemprov DKI Jakarta. Langkah ini menjadi bagian dari sinergi menjaga keterjangkauan pangan sekaligus membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga wajar.  (Boy)

Related posts