Suara Karya

Jamsyar Ajak Perusahaan Penjaminan Dukung Kemajuan UKM Nasional

JAKARTA (Suara Karya): PT Jamkrindo Syariah (Jamsyar) mengajak seluruh industri penjaminan di Indonesia dapat memberikan solusi pembiayaan terhadap usaha kecil menengah (UKM). Ini diyakini sebagai bagian dari perusahaan penjaminan dalam menggairahkan perekonomian nasional.

Plt Direktur Utama Jamsyar Gatot Suprabowo mengatakan, saat ini masih banyak UKM yang sulit mengakses permodalan dari perusahaan penyedia pinjaman/perbankan. Untuk itu, dibutuhkan peran perusahaan penjamin, yang dapat meyakinkan perbankan.

“Diperlukan inovasi dan revolusi agar teman-teman UKM bisa tetap mengakses pinjaman tanpa jaminan. Tetapi pinjaman tersebut juga bisa tetap aman,” kata Gatot di Jakarta, Rabu (26/9).

Di dunia Internasional lanjut Gatot, revolusi ini dikenal sebagai Revolusi Industri 4.0. Dengan adanya revolusi industri ini, mau tidak mau Indonesia harus mampu melakukan persiapaan untuk menghadapinya sehingga baru-baru ini pemerintah Indonesia telah meresmikan roadmap yang disebut Making Indonesia 4.0.

Menurutnya, perubahan perilaku sosial dan industri serta perekonomian tersebut menimbulkan adanya peluang dan tantangan bagi para pelaku usaha, termasuk industri keuangan. Peluang dan tantagan tersebut perlu diantisipasi dengan baik agar peluang yang ada dapat dioptimalkan sehingga Lembaga keuangan dapat bertahan dan bahkan berkembang dengan lebih pesat di era baru ini.

Berkaitan dengan hal tersebut, maka Jamkrindo Syariah, mengadakan kegiatan diskusi panel dengan menghadirkan naras umber dari stakeholder yang berkompeten yang terkait.

Pembahasan dalam Diskusi Panel ini meliputi Kebijakan Pengaturan Industri Keuangan di Era Digital yang disampaikan oleh Bapak Moch. Muchlasin selaku Direktur IKNB Syariah OJK, Stabilisasi Sistem Keuangan di Era Digital oleh Bapak Yiyok T Herlambang selaku Analis Senior Bank Indonesia, Peluang dan Tantangan Perbankan di Era Digital oleh Moch. Hadi Santoso selaku Direktur Utama PT Bank BRIsyariah Tbk, dan Kesiapan Industri Penjaminan di Era Digital oleh Randi Anto selaku Ketua Asippindo dan Direktur Utama Perum Jamkrindo yang kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi dipimpin oleh moderator Bapak Adiwarman Karim selaku Pengamat Ekonomi.

DIsuksi panel ini diikuti oleh Perusahaan Penjaminan yang tergabung dalam Asippindo (Asosiasi Perusahaan Penjaminan Indonesia), mitra kerja Perusahaan Penjaminan yang terdiri dari Perbankan dan Lembaga Keuangan Non Bank dan Reasuransi, Agen Penjamin dan serta tamu undangan lainnya.

Dengan pembahasan dalam Diskusi Panel tersebut, diharapkan para pelaku industri keuangan dapat mengetahui peluang dan tantangan di era digital dari berbagai perspektif berbagai jenis pelaku industri keuangan.

Dengan diketahuinya berbagai perspektif tersebut, diharapkan dapat menambah wawasan dan pengetahuan para peserta yang hadir. Lebih lanjut diharapkan para pelaku dapat mempersiapkan startegi dan langkah-langkah yang tepat, sehingga industri keuangan dapat tumbuh secara sustain di era digital. (Indra DH)

Related posts