Kemdikbud Turunkan Tim Bantuan Korban Gempa di Sulawesi Barat

0

JAKARTA (Suara Karya): Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) menurunkan tim untuk membantu satuan pendidikan yang terdampak gempa di Kabupaten Mamuju dan Kabupaten Majene, Provinsi Sulawesi Barat pada Sabtu (16/1/21).

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat (BKHM), Kemdikbud, Hendarman dalam siaran pers mengemukakan, ada posko di buka di 2 lokasi yaitu Balai Pengembangan PAUD dan Pendidikan Msyarakat (BP PAUDDikmas) di Kabupaten Mamuju dan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) di Kabupaten Majene.

“Hingga Sabtu siang ini, terdata ada 10 sekolah di Kabupaten Majene, 14 sekolah di Kabupaten Mamuju, serta 3 sekolah di Kabupaten Mamasa mengalami kondisi rusak berat, sedang dan ringan,” kata Hendarman.

Disebutkan, 5 sekolah di Kabupaten Mamuju mengalami kerusakan ringan, yaitu SDN Tajimane, SDN 2 Tapalang, SDN Serang, SDN Taan Galung dan SMPN 3 Mamuju. Sedangkan 3 sekolah dengan rusak sedang adalah SDN Kasambang, SMPN 2 Tapalan dan SMAN 2 Tapalang. Sekolah dalam kondisi rusak berat yaitu SMKN 1 Rangas, SMPN 2 Mamuju, TK Pembina Terpadu, TK Alquba Kasiwa, TK Aisyah Axuri dan TK Anggrek Pampiang.

Di Kabupaten Majene, dilaporkan ada 5 sekolah dengan kondisi rusak berat, yaitu TK Pertiwi Malunda, SDN 18 Banua, SDN 4 Mekatta, SMKS Bunga Bangsa dan SMKN 6 Majene. Dua sekolah dengan rusak sedang adalah SDN 9 Sasende dan SDN 12 Inpres Pettabeang.

Ditambahkan, 3 sekolah dengan rusak ringan antara lain SDN 16 Tanisi, SMP 1 Malunda dan SMAN 1 Malunda. Sedangkan Kabupaten Mamasa ada 3 sekolah mengalami rusak ringan, yaitu SDN 8 Pangandaran, SDN 10 Baruru dan SMPN 4 Aralle.

Hendarman menjelaskan kerusakan kategori berat akibat antara lain bangunan sekolah hampir sebagian besar roboh. Untuk kategori sedang, antara lain plafon sekolah jebol, atap roboh dan ada beberapa dinding roboh dan retak. Sementara kategori ringan, adalah plafon sekolah jebol, dinding retak dan pagar roboh.

Hendarman mengatakan, Kemendikbud melalui LPMP dan BP PAUDDikmas Provinsi Sulawesi Barat telah turun ke lapangan untuk memberi bantuan darurat kebutuhan pokok bagi para korban. Disebutkan, antara lain makanan, pakaian, tenda darurat dan peralatan belajar.

“Tim dari LPMP dan BP PAUDDIKMAS Sulawesi Barat langsung terjun ke lapangan untuk mendistribusikan bantuan pokok darurat bagi para korban,” tuturnya. (Tri Wahyuni)