BANJARMASIN (Suara Karya) : Wakil Ketua I Kontingen DKI Jakarta, Prof. Dr. Johansyah Lubis M.Pd memberikan apresiasi, tim silat DKI Jakarta mengumpulkan 5 medali emas, 3 perak dan 2 perunggu di POMNas XVIII Kalsel 2023.
“Target tim silat DKI meraih 3 medali emas, namun dengan perjuangan keras para atlet bisa mengumpulkan 5 medali emas, ” tegas Prof. Dr. Johansyah Lubis di Gedung Candra Banjarmasin, Kamis (16/11/2023)
Prof. Dr. Johansyah Lubis yang didampingi Deputi I Kontingen DKI Jakarta, Hendro Wardoyo mengatakan,
perjuangan pesilat DKI dengan asuhan pelatih, Tina Martiana dan Ari Faisal tampil dahsyat di tengah pertandingan. Semua itu ditopang dengan persiapan yang matang dalam latihan sebelum dikirim ke Kalsel.
Menurut Hendro yang selalu mendampingi Prof. Dr. Johansyah saat memantau pertandingan, dengan persiapan yang matang para atlet DKI dapat mengeluarkan jurus – jurus optimal saat tampil dalam pertandingan. Hal itu pula yang membuat perolehan medalinya melebihi target yang diberikan sebelumnya.
Melalui semangat menyala salah satu atletnya yang tampil di partai final mengalami cedera. Namun Alhamdulillah sudah mendapat perawatan dokter, meski harus merelakan medali emas jatuh ke tangan lawan.
Adapun medali emas yang disumbang bagi kontingen DKI Jakarta dihasilkan melalui nomor tunggal putra oleh Amigos, tunggal putri lewat Nadia Ramadona, ganda putra dihasilkan Irfan Maulana dan Leonard Warokka.
Adapun di nomor tanding kelas B 50 – 55 kg, kata Hendro medali emas diukir Muhammad Hibatul Ramadhani. Sedang di kelas H 80 – 85 kg dipetik oleh Biferdy Herman.
Sedang medali perak diraih DKI Jakarta melalui Dillah Febriyanti di kelas C 55 – 60 kg, di kelas E 65 – 70 kg lewat Sagita. Tambahan medali perak diraih melalui nomor ganda putri atas nama Aranti Nurlita dan Chika Cintya Mariana.
Adapun tambahan dua medali perunggu dihasilkan melalui William Saputra yang turun di kekas 75 – 80 kg kelas H dan Gita Audri Juwita yang tampil di kekas B 50 – 55 kg putri. (Warso)
