JAKARTA (Suara Karya): Pekan QRIS Nasional (PQN) 2026 Wilayah Jakarta resmi dibuka di Pasar Rawa Bening, Jakarta Timur, Selasa (11/8/2026). Kegiatan yang berlangsung hingga 15 Agustus 2026 itu menempatkan pasar tradisional sebagai salah satu pusat utama penguatan transaksi pembayaran digital.
PQN 2026 digelar serentak di 46 Kantor Perwakilan Dalam Negeri Bank Indonesia (BI) untuk mendorong literasi dan penggunaan QRIS sebagai instrumen pembayaran digital yang cepat, mudah, murah, aman, dan andal.
Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi DKI Jakarta Reny Julianie mengatakan Jakarta menjadi salah satu wilayah dengan ekosistem transaksi digital yang besar. Hingga saat ini, volume transaksi QRIS di Jakarta mencapai 4,63 miliar transaksi atau 36,92 persen dari total transaksi QRIS secara nasional.
“Capaian tersebut menegaskan peran QRIS sebagai game changer pembayaran digital yang inklusif sekaligus memperkuat daya saing Jakarta sebagai kota global,” kata Reny dalam pembukaan PQN 2026 Wilayah Jakarta.
Menurut Reny, Pasar Rawa Bening memiliki potensi besar dalam pengembangan transaksi digital karena kawasan tersebut dikenal sebagai Jakarta Gems Center. Pasar itu tercatat dikunjungi sekitar 2,2 juta orang setiap tahun, baik wisatawan domestik maupun mancanegara.
Dengan dukungan QRIS yang telah dapat digunakan untuk transaksi lintas negara, digitalisasi pembayaran di kawasan tersebut juga diarahkan untuk menunjang aktivitas perdagangan dan pariwisata.
Dalam rangkaian pembukaan PQN, BI DKI Jakarta bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Perumda Pasar Jaya turut meluncurkan konsep Pasar Jakarta TOKCER (Digital, Kolaboratif, Kalcer).
Konsep tersebut menjadi bagian dari pengembangan ekosistem pasar tradisional yang menyesuaikan diri dengan perkembangan digital. Sejumlah kegiatan disiapkan untuk meningkatkan kapasitas digital pedagang dan pengelola pasar, antara lain Barista Battle, Cooking Challenge, workshop digital marketing, serta pelatihan penggunaan perangkat lunak perkantoran.
Edukasi QRIS juga dikemas melalui kegiatan kreatif, seperti lomba mural dan pemilihan batu bacan terfavorit. Selain digitalisasi, rangkaian kegiatan turut memuat edukasi ekonomi hijau dan keberlanjutan melalui pemilahan serta pengolahan sampah.
PQN 2026 Jakarta juga menjadi momentum untuk memperluas implementasi QRIS Tap. DKI Jakarta sebelumnya menjadi provinsi pertama yang menerapkan QRIS Tap pada 14 Maret 2025.
BI DKI Jakarta akan mendorong penggunaan QRIS Tap pada lebih banyak moda transportasi. Implementasi tersebut juga diarahkan ke sejumlah sektor prioritas, termasuk layanan Samsat dan fasilitas kesehatan.
Perluasan ekosistem tersebut akan melibatkan BI, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, penyedia jasa pembayaran dari sektor perbankan maupun nonbank, serta sejumlah mitra strategis.
Sinergi tersebut menjadi bagian dari pengembangan ekosistem pembayaran digital di Jakarta yang mencakup sektor perdagangan, transportasi, layanan publik, hingga kesehatan. (Boy)

