JAKARTA (Suara Karya) : Dukungan Ketua Umum KONI Pusat, Letjen TNI (Purn.) Marciano Norman cukup besar untuk kemajuan atlet bola tangan menuju prestasi dunia. Melalui bola tangan diharapkan mampu menjalin satu persatuan masyarakat di Tanah Air.
“Atas dukungan besar dari Ketum KONI Pusat, kami berharap pembinaan atlet ditingkat nasional berjalan sesuai harapan, baik melalui Kejurnas, PON pantai, PON di NTT dan berbagai event internasional, ” tegas Ketua Umum PB ABTI, Zulfydar Zaidar Mochtar, SE.MM di Gedung KONI Pusat, Senayan Jakarta, Rabu (30/9/2026).
Saat audensi dengan Ketua Umum KONI Pusat, Zulfydar Zaidar didamping Ketua ABTI DKI Jakarta, Josua Franklin Oktanatama, Waksekjen II PB ABTI, Gilang Ramadhan, Wakil Ketua II Binpres, Dr. Sujarwo serta segenap jajaran pengurus PB ABTI periode 2026 – 2030.
Pada kesempatan itu pula Zulfydar Zaidar melaporkan hasil Munas PB ABTI periode 2026 – 2030 di Pontianak, Kalbar berjalan sukses dan lancar. Dengan harapan jajaran pengurus PB ABTI dalam waktu dekat dilantik oleh Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman.
Selain melaporkan hasil Munas PB ABTI, Zulfydar Zaidar melaporkan akan menyelenggarakan Kejurnas Bola Tangan di Medan, Sumut 20 – 27 Oktober 2026, serta kesiapan bola tangan dipertandingkan di PON Olahraga Pantai di Jakarta 21 – 25 November 2026.
Zulfydar Zaidar mengucapkan banyak Terima kasih kepada Ketum KONI Pusat bahwa cabang bola tangan dapat dipertandingkan di PON Olahraga Bola Tangan Pantai di kawasan Ancol, Jakarta.
“Melalui rapat antar Ketua Pengprov di seluruh Indonesia lewat zoom meeting PON Olahraga Pantai cukup menarik. Bahkan terhitung 15 Pengprov yang akan mengirim timnya tampil di multi event tersebut, ” jelas Zulfydar Zaidar.
Selain mempersiapkan atletnya tampil di multi event Olahraga pantai, PB ABTI juga mempersiapkan atletnya tampil
di IHF Trophy Youth dan Yunior putra di Chonburi, Thailand yang akan dilaksanakan 21 – 25 Oktober 2026. Begitu juga menuju IHF Nations Trophy putri senior di Chonburi, Thailand 26 – 31 Oktober 2026.
SEA Games
Mendengar semua paparan Zulfydar Zaidar, Ketum KONI DKI Pusat, Letjen TNI (Purn.) Marciano Norman memberikan dukungan semangat dan mengingatkan semua pembinaan atlet nasional pada ujungnya menuju multi event internasional seperti SEA Games, Asian Games, bahkan Olimpiade.
Marciano memberikan acungan jempol pertama kali cabang bola tangan tampil di SEA Games ke 30 di Thailand langsung menyuguhkan medali perunggu. Semoga di multi even Asean selanjutnya bisa meningkatkan prestasi yang pernah diraih sebelumnya.
Ketum KONI Pusat juga mengingatkan, Olahraga merupakan alat pemersatu bangsa. Melalui Olahraga bola tangan diharapkan dapat menyatukan masyarakat dari seluruh tanah air. Jadi selain prestasi ada faktor yang lebih penting yaitu menyatukan semua unsur dari seluruh Indonesia melalui Pengprov – Pengprov yang ada.
Lebih jauh Marciano memberikan apresiasi atas pelaksanaan Munas PB.ABTI. Terpenting dalam proses keorganisasian adalah taat pada aturan, yakni AD/ART.
“Selaku Ketua Umum KONI Pusat, saya memberikan apresiasi dan penghormatan kepada Ketua Umum PB.ABTI beserta jajaran pengurus yang telah melaksanakan Munas dengan lancar dan sesuai dengan peraturan yang berlaku. Saya berharap kepengurusan baru dapat segera melakukan konsolidasi dan melanjutkan program-program yang sebelumnya telah dilaksanakan,” ungkap Marciano.
Menurutnya, Bola Tangan memiliki potensi yang besar untuk terus dikembangkan. Cabang olahraga tersebut telah berkembang di berbagai jenjang pendidikan, termasuk di lingkungan TNI dan Polri, sehingga dapat menjadi salah satu wadah dalam menjaring bibit atlet potensial.
“Bola Tangan memiliki potensi besar karena telah berkembang di berbagai jenjang pendidikan, bahkan di lingkungan TNI dan Polri. Potensi tersebut harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk menjaring bibit atlet dan memperkuat program pembinaan, guna menjadikan Bola Tangan sebagai salah satu cabang olahraga unggulan Indonesia,” sambungnya. (Warso)

