Suara Karya

UNJ Hadirkan Smart-Grow Incubator  Mendukung Program Penghijauan di Hutan Kota Jatinegara

JAKARTA (Suara Karya) : Upaya melestarikan lingkungan hidup, Universitas Negeri Jakarta (UNJ) terus memperkuat kontribusinya dalam pemberdayaan masyarakat. Dalam hal ini melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Wilayah Binaan Tahun Anggaran 2026.

Salah satu kegiatan yang dilaksanakan adalah program bertajuk “Pemanfaatan Smart-Grow Incubator dalam Upaya Meningkatkan Persemaian Tanaman di Kawasan Hutan Kota Jatinegara Kaum.” Program ini merupakan upaya UNJ menghadirkan inovasi teknologi yang dapat dimanfaatkan secara langsung oleh masyarakat untuk mendukung kegiatan persemaian tanaman dan penghijauan di kawasan Hutan Kota Jatinegara Kaum, Jakarta Timur.

Kegiatan ini diketuai oleh Prof. Dr. Iwan Sugihartono, dengan anggota Riser Fahdiran, M.Si., dosen Program Studi Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UNJ, serta Dr. Wisnu Djatmiko, M.T., dosen bidang Elektro, Fakultas Teknik UNJ.

Smart-Grow Incubator, Inovasi Kampus untuk Masyarakat

Salah satu hasil utama kegiatan PkM ini adalah pengembangan Smart-Grow Incubator, sebuah perangkat teknologi yang dirancang untuk membantu proses persemaian tanaman dengan kondisi lingkungan yang lebih terkendali.

Pengembangan alat ini menjadi bagian dari upaya mengintegrasikan kepakaran dosen dari bidang fisika dan teknik elektro dengan kebutuhan nyata masyarakat. Selain melibatkan dosen, proses pembuatan Smart-Grow Incubator juga melibatkan tiga mahasiswa Program Studi Fisika UNJ, yaitu: Rafi Rizky Rabbani, Lailatu Syifa Fadilah, Nayla Ananda Putri Alisati

Keterlibatan mahasiswa memberikan pengalaman pembelajaran berbasis proyek sekaligus memperkenalkan secara langsung proses penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk menyelesaikan persoalan di masyarakat.

Serah Terima Smart-Grow Incubator kepada KTH Jatinegara Kaum

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, tim PkM UNJ melaksanakan serah terima Smart-Grow Incubator kepada Kelompok Tani Hutan (KTH) Rumah Kaum Jayakarta, Jatinegara Kaum, Jakarta Timur.

Serah terima alat tersebut diwakili oleh Bapak Dedy Rachmadi selaku Pembina KTH Jatinegara Kaum. Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum penguatan kemitraan antara UNJ dan masyarakat dalam mendukung kegiatan penghijauan dan pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat.

Selain serah terima alat, dilakukan pula penandatanganan pelaksanaan kegiatan PkM antara Ketua Tim PkM UNJ, Prof. Dr. Iwan Sugihartono, dan pihak KTH Jatinegara Kaum yang diwakili oleh Bapak Dedy Rachmadi selaku Pembina KTH Jatinegara Kaum.

Penandatanganan tersebut menjadi bentuk komitmen bersama untuk memastikan bahwa teknologi yang diberikan dapat dimanfaatkan dan dikembangkan secara berkelanjutan sesuai kebutuhan masyarakat.

“Bukti Nyata UNJ Hadir di Masyarakat”

Bapak Dedy Rachmadi, selaku Pembina KTH Jatinegara Kaum, menyampaikan apresiasinya terhadap inovasi yang diberikan oleh UNJ. Menurutnya, keberadaan Smart-Grow Incubator merupakan bentuk nyata kehadiran perguruan tinggi di tengah masyarakat.

“Kami sangat berkesan dengan adanya alat semai yang dibuat oleh kampus ini. Ini merupakan bukti nyata bahwa UNJ hadir di masyarakat dengan membawa solusi yang konkret. Smart-Grow Incubator ini dapat membantu proses persemaian tanaman dan mendukung upaya penghijauan di kawasan Jatinegara Kaum.”

Ia berharap kerja sama antara KTH Jatinegara Kaum dan UNJ dapat terus dikembangkan, tidak hanya dalam pemanfaatan alat, tetapi juga melalui pendampingan, transfer pengetahuan, serta pengembangan teknologi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Teknologi, Pendidikan, dan Penghijauan

Ketua Tim PkM UNJ, Prof. Dr. Iwan Sugihartono, menegaskan bahwa program ini dirancang bukan sekadar memberikan perangkat teknologi kepada masyarakat, tetapi juga membangun hubungan kemitraan yang berkelanjutan.

“Kami ingin memastikan bahwa inovasi yang dikembangkan di kampus dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Smart-Grow Incubator merupakan salah satu bentuk penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk mendukung kebutuhan masyarakat, khususnya dalam proses persemaian dan penghijauan.”

Menurut Prof. Iwan, keterlibatan mahasiswa dalam pembuatan alat juga merupakan bagian penting dari kegiatan ini. Mahasiswa tidak hanya belajar mengenai konsep dan teknologi di dalam kelas, tetapi mendapatkan pengalaman untuk merancang dan menghasilkan teknologi yang dapat digunakan dalam kehidupan nyata.

Program ini sekaligus memperlihatkan pentingnya sinergi antara perguruan tinggi, mahasiswa, dan masyarakat dalam menghasilkan inovasi yang memiliki dampak langsung.

Mendukung Penghijauan Berkelanjutan

Kawasan Hutan Kota Jatinegara Kaum merupakan salah satu ruang penting bagi masyarakat dan lingkungan di Jakarta Timur. Penguatan persemaian tanaman menjadi bagian strategis dalam menjaga keberlanjutan kegiatan penghijauan.

Melalui Smart-Grow Incubator, UNJ berharap KTH Jatinegara Kaum dapat memperoleh dukungan teknologi dalam meningkatkan proses persemaian tanaman sehingga ketersediaan bibit untuk kegiatan penghijauan dapat terus dikembangkan.

Kegiatan ini diharapkan menjadi awal dari kolaborasi yang lebih luas antara UNJ dan KTH Jatinegara Kaum dalam bidang teknologi tepat guna, lingkungan, penghijauan, pemberdayaan masyarakat, serta pendidikan berbasis pengalaman nyata.

Melalui kegiatan PkM Wilayah Binaan Tahun Anggaran 2026 ini, UNJ menunjukkan bahwa perguruan tinggi tidak hanya berperan sebagai pusat pendidikan dan penelitian, tetapi juga hadir di tengah masyarakat dengan inovasi dan solusi konkret yang memberikan manfaat langsung bagi lingkungan dan kehidupan masyarakat. (Warso)

Related posts