JAKARTA (Suara Karya): Bank Indonesia (BI) Provinsi DKI Jakarta bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan mengumpulkan 500 anak muda dari berbagai komunitas dalam Jakarta Youth Leadership Camp (JYLC) 2026 sebagai upaya mencetak generasi pemimpin yang siap menghadapi tantangan Jakarta sebagai kota global.
Kegiatan yang berlangsung pada 4–5 September 2026 di Putri Duyung Ancol itu dirancang sebagai ruang pembelajaran, kolaborasi, dan pengembangan kepemimpinan bagi generasi muda dengan fokus pada leadership, entrepreneurship, serta kepedulian sosial dan lingkungan.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta, Iwan Setiawan, mengatakan JYLC menjadi langkah awal untuk mempersiapkan generasi muda sebagai future leaders yang akan menentukan arah pembangunan Jakarta di masa depan.
“Generasi muda perlu didorong melakukan kegiatan produktif, termasuk melalui ekonomi kreatif yang bertumpu pada ide, inovasi, dan talenta. Keberhasilan JYLC tidak hanya diukur dari pelaksanaan kegiatan, tetapi dari jejaring, kolaborasi, dan aksi nyata setelah peserta kembali ke komunitas masing-masing,” ujar Iwan.
Sebanyak 500 peserta yang terlibat berasal dari beragam komunitas, mulai dari Generasi Baru Indonesia (GenBI) Jakarta, duta dan kreator konten Cinta, Bangga, Paham Rupiah, finalis Jakarta Youth Film Festival, komunitas kewirausahaan mahasiswa, Duta Antihoaks, GenBI Jawa Barat dan Banten, hingga komunitas kepemudaan mitra Pemprov DKI Jakarta. Keberagaman tersebut diharapkan memperluas perspektif sekaligus membuka peluang kolaborasi lintas komunitas.
Selama dua hari, peserta akan mengikuti berbagai sesi, seperti Leadership Insights, pengenalan kebanksentralan, inovasi generasi muda untuk optimalisasi layanan BUMD, literasi antihoaks dan fact-checking, Creative Economy for Public Impact, Personal and Collaborative Leadership, Outdoor Leadership Challenge, hingga Youth Action Project Lab.
Rangkaian materi tersebut dirancang untuk memperkuat tiga aspek utama, yakni pemahaman terhadap tantangan Jakarta, kemampuan memimpin dan berkolaborasi di tengah keberagaman, serta mengubah gagasan menjadi solusi yang berdampak bagi masyarakat.
Penyelenggaraan JYLC 2026 juga akan dihadiri Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Deputi Gubernur Senior Terpilih Bank Indonesia Aida S. Budiman sebagai wujud kolaborasi antara BI dan Pemprov DKI Jakarta dalam memperluas ruang inovasi dan partisipasi generasi muda dalam pembangunan kota.
Ke depan, para alumni JYLC diharapkan tetap terhubung sebagai wirausahawan, penggerak literasi, mentor, fasilitator, sekaligus kolaborator yang mampu menghadirkan berbagai inisiatif produktif untuk mendukung Jakarta menjadi kota yang semakin berdaya saing, inklusif, dan berkelanjutan. (Boy)

