Suara Karya

Dharma Jaya Mantapkan Langkah Jadi Perusahaan Pangan Daerah Berkelas Global

JAKARTA (Suara Karya): Perumda Dharma Jaya menegaskan komitmennya untuk memperkuat profesionalisme dan peran strategis sebagai perusahaan pangan daerah di Provinsi DKI Jakarta. Langkah ini sejalan dengan arahan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, yang mendorong setiap Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) mengelola usaha secara profesional, tersistem, dan berorientasi hasil.

Direktur Utama Perumda Dharma Jaya, Raditya Endra Budiman, menilai profesionalisme menjadi kunci keberhasilan BUMD. Karena itu, pihaknya hadir dalam penandatanganan Pakta Integritas dan Key Performance Indicator (KPI) BUMD 2025 di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (6/8/2025), bersama Gubernur DKI.

“Kehadiran kami di penandatanganan ini adalah bentuk komitmen pada transparansi, akuntabilitas, dan target yang terukur. Kami ingin Dharma Jaya menjadi BUMD yang bersih, kompeten, dan berorientasi pada kesejahteraan warga Jakarta,” ujar Raditya.

Ia menjelaskan, Dharma Jaya tidak hanya fokus pada pasokan pangan protein hewani seperti daging sapi dan ayam, tetapi juga memastikan aksesibilitas, keterjangkauan harga, dan keberlanjutan distribusi. Visi ini selaras dengan transformasi Jakarta menjadi kota global yang berkelanjutan.

Untuk mewujudkannya, Dharma Jaya menyiapkan tiga pilar strategi:

1. Ketersediaan Pasokan – Menjamin suplai protein hewani melalui kemitraan dengan peternak nasional dan impor strategis dari Australia.

2. Keterjangkauan Harga – Menyediakan program pangan murah bersubsidi dan bazar dengan harga ramah di kantong warga.

3. Perluasan Distribusi – Memperluas jaringan melalui meat shop, hub channel, pasar tradisional, e-commerce, serta armada pendingin dan mobil khusus bazar (Moding).

“Kami ingin masyarakat mendapatkan daging dan ayam dengan harga terjangkau dan mudah diakses di berbagai titik distribusi,” tambah Raditya.

Asisten Perekonomian dan Keuangan Setda Provinsi DKI Jakarta, Suharini Eliawati, mengapresiasi langkah Dharma Jaya. Menurutnya, penandatanganan Pakta Integritas dan KPI menjadi bukti keseriusan perusahaan dalam mengedepankan tata kelola yang profesional dan akuntabel.

“Strategi tiga pilar yang dijalankan Dharma Jaya adalah formula tepat untuk menjaga ketahanan pangan di Jakarta. Kolaborasi dengan peternak, program pangan murah, serta inovasi distribusi fisik dan digital mampu memperluas jangkauan dan meningkatkan efisiensi,” kata Eli.

Ia menegaskan, Pemprov DKI akan terus mendukung transformasi Dharma Jaya agar mampu bersaing di level global tanpa meninggalkan misi utama melayani kebutuhan pangan warga Jakarta. (alf)

 

 

 

 

 

Related posts