JAKARTA (Suara Karya): Garudafood Putra Putri Jaya Tbk (Garudafood) menjalin kemitraan strategis dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumedang, untuk mengembangkan pertanian kacang tanah yang berkelanjutan dan berdaya saing.
Kolaborasi itu ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) di Gedung Negara Kabupaten Sumedang, pada Rabu (15/4/26).
Penandatanganan dilakukan Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir dan Direktur Garudafood, Fransiskus Johny Soegiarto. Kerja sama itu menjadi langkah awal penguatan sektor pertanian berbasis kemitraan antara industri dan petani lokal.
Melalui program ini, Garudafood akan berperan sebagai offtaker yang menjamin penyerapan hasil panen petani. Perusahaan juga memberikan pendampingan teknis budidaya, pembinaan, serta penerapan standar mutu guna meningkatkan kualitas produksi kacang tanah di Sumedang.
Pada tahap awal, pengembangan dilakukan di lahan seluas 150 hektare, dengan potensi perluasan hingga mencapai 1.000 hektare ke depan. Sumedang dinilai memiliki kondisi lahan yang cocok serta potensi besar untuk menghasilkan kacang tanah berkualitas tinggi.
Direktur Garudafood, Fransiskus Johny Soegiarto menyatakan, kemitraan ini merupakan komitmen perusahaan untuk membangun hubungan jangka panjang dengan masyarakat dan pemerintah daerah.
“Ini adalah awal dari kerja sama berkelanjutan yang kami harapkan dapat terus berkembang. Kami ingin tumbuh bersama Kabupaten Sumedang, dimulai dari pertanian kacang tanah dan meluas ke berbagai sektor lainnya,” ujarnya.
Lebih lanjut, kerja sama itu juga membuka peluang pengembangan di sektor lain, seperti pemberdayaan ekonomi lokal, kemitraan budidaya sapi perah, hingga program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) di bidang lingkungan dan keamanan pangan.
Penandatanganan MoU akan berlanjut dalam bentuk Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang ditandatangani Farming and Manufacturing Project Director Garudafood, Rudy Brigianto bersama Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Sumedang.
Selain itu, Farming Manager Garudafood Rini Wiasih juga menandatangani PKS secara langsung bersama dua mitra petani binaan Pemkab Sumedang yang menjadi langkah nyata, bahwa kemitraan ini bukan hanya antara institusi, tetapi benar-benar melibatkan petani sebagai pelaku utama di lapangan.
Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menyambut baik kolaborasi tersebut. Ia menilai kehadiran Garudafood menjadi bukti, potensi pertanian Sumedang mendapat kepercayaan dari sektor industri.
“Kami mengajak masyarakat yang memiliki lahan untuk ikut dalam program ini. Ini kesempatan untuk meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat ekonomi daerah,” katanya.
Selain sektor pertanian, sinergi ini juga diarahkan untuk mendukung pengembangan pariwisata melalui eduwisata Chocolatos XQuest, yang diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisata dan mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di Sumedang.
Dengan adanya kemitraan ini, Garudafood dan Pemkab Sumedang optimistis dapat menciptakan ekosistem pertanian yang produktif, berkelanjutan, serta memberi nilai tambah bagi petani dan masyarakat luas. (Tri Wahyuni)
