JAKARTA (Suara Karya) : Konflik antarpraktisi hukum memanas. Advokat Natalia Rusli melontarkan kritik keras terhadap langkah kantor hukum Sopian Sitepu yang disebut berupaya mencabut Berita Acara Sumpah (BAS) dirinya setelah mengalami kekalahan di persidangan.
Natalia menilai manuver tersebut bukan hanya tidak relevan, tetapi juga menunjukkan kepanikan dan ketiadaan strategi hukum dari kubu Sopian Sitepu.
“Pak Sopian Sitepu yang terhormat, kantor hukum bapak dan anak buah bapak belum cukup sakti untuk mematikan izin praktik beracara saya,” tegas Natalia Rusli dari Amerika Serikat saat di hubungi awak media, Sabtu (20/12/2025).
Natalia menyatakan pihak Sopian Sitepu sudah kalah dua kali di Tanjung Karang, baik di Pengadilan Negeri maupun Pengadilan Tinggi untuk perkara perdata nomor 167.
Ia juga menyebut salah satu anggota tim Sopian Sitepu sedang menunggu proses hukum yang disebut sudah “segera naik sidik” di Polresta Bandar Lampung.
“Sudahlah Pak Sopian. Kantor anda sudah kalah 2-0. Kenapa malah ribut tidak jelas? Fokus saja akui putusannya,” katanya.
Menurut Natalia, upaya pencabutan BAS tidak memiliki hubungan dengan pokok perkara. Ia menyebut langkah ini sebagai bentuk ketidakpercayaan diri.
“Mau cabut Berita Acara Sumpah saya? Memang anda siapa? Yang punya Indonesia?” katanya dengan nada keras.
Menyinggung Arogansi Anggota Tim Lawan, Natalia juga menembak langsung perilaku Japriyanto Manalu SH MH, salah satu anggota tim Sopian Sitepu.
“Jangan terlalu arogan dengan kartu anggota OA dan sok berkuasa di Lampung. Tidak bisa seenaknya masuk rumah orang tanpa izin,” ujarnya.
Hadapi Perkara
Natalia mengungkapkan bahwa langkah serupa pernah dicoba oleh Alvin Lim pada 2022 di PN Banten dan tidak menghasilkan apa-apa.
“Dulu Alvin Lim juga mau cabut BAS saya. Hasilnya? Gagal total. Hadapi Perkara, Jangan Cari Pengalihan Isu,” ujarnya.
Natalia menegaskan bahwa pihak lawan seharusnya fokus pada uji materi perkara, bukan mencari isu baru yang tidak relevan.
“Kita uji materi saja. Tidak perlu gusar, tidak perlu bersurat ke mana-mana. Itu hanya menunjukkan kantor Sopian Sitepu tidak punya jurus melawan saya,” tegasnya.
Ia juga meminta pihak lawan menerima kenyataan. “Jangan seperti anak kecil cari masalah yang tidak ada korelasinya. Hadapi saja proses hukum anak buah anda yang mau naik sidik,” ujarnya.
Akhiri Sindiran Halus
Tak lupa, Natalia Rusli juga mengingatkan Sopian Sitepu bahwa di setiap pertarungan pemenangnya hanya satu saja, dan kebetulan pemenang itu adalah Natalia Rusli.
“Pak Sopian di setiap pertarungan pemenangnya hanya satu saja, kebetulan pemenang itu adalah Natalia Rusli. Akui saja Pak Sopian. Surat kantor hukum bapak cuma jadi olok olok para pihak penerima surat keberatan tersebut… kalah perkara kok ngadu kemana mana kaya anak kecil,” bener Natalia Rusli.
Meski mendapat serangan tak jelas dari Sopian Sitepu, Natalia tetap menutup pesannya dengan ucapan Natal dan Tahun Baru.
“Selamat hari Natal dan tahun baru kepada pak Sopian Sitepu dan rekan rekan di kantor hukum Sofyan Sitepu dan partners,”
“Semoga di hari Natal ini diberikan damai sejahtera bagi kita semua,” tutup Natalia Rusli. (Warso)
