Suara Karya

Kolaborasi UNJ dan SKH IT Yarfin Hadirkan Inovasi Math Braille untuk Pendidikan Inklusif

JAKARTA (Suara Karya) : Mewujudkan komitmen terhadap pendidikan inklusif, Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bekerja sama dengan Sekolah Khusus Islam Terpadu Yarfin menyelenggarakan Pelatihan Math Braille Translator untuk Materi Aljabar pada 7 Januari 2026.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari program Community Development yang didanai LPDP yang difokuskan pada pemerataan akses pendidikan. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kualitas pembelajaran matematika bagi siswa tunanetra melalui pemanfaatan teknologi yang adaptif, “tegas koordinator pelatihan Ari Hendarno, S.Pd., M.Kom di Jakarta, kemarin.

Kegiatan pelatihan ini katanya, didukung narasumber dari Universiti Teknologi Malaysia, Prof. Dr. Anton Satria Prabuwono, serta Indah Lutfiah dari Yayasan Mitra Netra. Kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa Program Studi Ilmu Komputer dan Pendidikan Matematika UNJ sebagai fasilitator pendamping bagi siswa tunanetra selama proses pembelajaran.

Pelatihan ini dirancang dengan mempertimbangkan kebutuhan peserta didik, baik dari jenjang SMP maupun SMA. Para siswa mendapatkan pendampingan intensif dari dosen dan mahasiswa Ilmu Komputer UNJ, sehingga proses belajar berlangsung secara bertahap dan mudah dipahami.

Melalui penggunaan Math Braille Translator, siswa diajak untuk memahami simbol, persamaan, dan konsep aljabar dalam format Braille. Pendekatan ini diharapkan dapat membantu siswa mengatasi hambatan dalam mempelajari matematika yang selama ini dianggap sulit.

Menurutnya, salah satu siswa peserta menyampaikan bahwa kegiatan ini memberikan dampak positif bagi proses belajarnya.

“Dengan adanya pelatihan ini, saya jadi lebih percaya diri belajar matematika dan ingin terus mencoba soal-soal baru,” ungkapnya.

Kegiatan ini berkontribusi langsung pada pencapaian SDGs, terutama SDG 4: Pendidikan Berkualitas, yang menekankan pentingnya inovasi dalam proses pembelajaran. Selain itu, nilai inklusivitas yang diusung juga mendukung SDG 10: Berkurangnya Kesenjangan, dengan memberikan ruang belajar yang setara bagi siswa penyandang disabilitas.

Sebagai bagian dari penerapan prinsip equity, kegiatan ini didukung oleh LPDP dan Universitas Negeri Jakarta, yang secara konsisten mendorong terciptanya akses pendidikan yang adil dan inklusif. Dukungan tersebut diharapkan dapat memperluas dampak kegiatan serupa di masa mendatang.

Melalui kolaborasi ini, UNJ berharap pelatihan Math Braille dapat menjadi langkah awal dalam pengembangan inovasi pembelajaran yang lebih ramah disabilitas, sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendukung pendidikan inklusif di Indonesia. (Warso)

Related posts