Suara Karya

Jemput Bola! Samsat Balaraja “turun ke lapangan” demi Dongkrak Pendapatan Daerah

TANGERANG – Inovasi jemput bola kembali digalakkan oleh UPTD Pengelolaan Pendapatan Daerah (PPD) Balaraja atau Samsat Balaraja. Tidak lagi menunggu di kantor, petugas kini terjun langsung ke lapangan melalui metode pendataan door-to-door untuk menyisir para penunggak Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) di wilayahnya.

Strategi aktif ini menyasar dua target utama: perusahaan dengan armada operasional yang besar serta pemilik kendaraan perorangan yang terdata memiliki tunggakan pajak.

Bukan Sekadar pendataan, Tapi Edukasi

Plt. Kepala UPTD PPD Balaraja, Awal Pasenggong, menegaskan bahwa metode door-to-door ini lebih dari sekadar aksi pendataan. Langkah ini diambil untuk memberikan pelayanan yang lebih dekat sekaligus membangun kesadaran wajib pajak akan pentingnya kontribusi mereka bagi pembangunan.

“Melalui pendataan langsung ini, kami ingin mendekatkan pelayanan kepada masyarakat sekaligus mengingatkan pentingnya membayar pajak tepat waktu. Pajak yang dibayarkan akan kembali untuk pembangunan daerah,” ujar Awal Pasenggong, Jumat (5 Mei 2026).

Dalam setiap kunjungan, tim Samsat Balaraja dibekali dengan misi edukasi. Petugas tidak hanya memfasilitasi proses pembayaran di tempat, tetapi juga memberikan pemahaman mengenai mekanisme pembayaran yang mudah hingga mensosialisasikan berbagai program menarik, seperti apresiasi hadiah bagi wajib pajak yang taat.

Pendekatan Persuasif Jadi Kunci

Menghadapi wajib pajak tentu memerlukan seni komunikasi yang baik. Oleh karena itu, Samsat Balaraja mengedepankan pendekatan persuasif agar kehadiran petugas di lapangan justru dirasakan sebagai bentuk kemudahan bagi masyarakat, bukan beban.

Upaya proaktif ini diharapkan dapat menjadi katalisator meningkatnya kesadaran masyarakat di wilayah Kabupaten Tangerang dalam memenuhi kewajiban PKB.

Dengan kepatuhan yang terjaga, optimalisasi pendapatan daerah dapat tercapai secara maksimal guna mendukung roda pembangunan di Provinsi Banten.

Ke depannya, Samsat Balaraja berkomitmen untuk menjadikan aksi “jemput bola” ini sebagai agenda rutin yang terjadwal, sebagai bentuk nyata pelayanan prima untuk menjaga kontribusi sektor pajak daerah tetap optimal. (Adv)

Related posts