Bojonegara Seri 5 dari 5 (Tamat):
BANTEN (sUARA kARYA) – Pada seri penutup ini, fokus utama dialihkan pada bagaimana pengoperasian Pelabuhan Bojonegara mampu menjelma menjadi episentrum kedaulatan fiskal yang memakmurkan rakyat.
Bagi Pemerintah Provinsi Banten dan Pemerintah Kabupaten Serang, pelabuhan ini adalah instrumen mutlak untuk mengakselerasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara signifikan.
Struktur pendapatan daerah akan mengalami lompatan besar melalui optimalisasi Opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB).
Pemerintah daerah harus tegas menegakkan aturan yang mewajibkan ribuan armada truk logistik pelabuhan untuk memutasikan operasionalnya menjadi pelat nomor Banten (Pelat A).
Pendapatan fiskal ini juga akan dipertebal oleh lonjakan Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) dari aktivitas alat berat harian di dalam area dermaga.
Tidak hanya itu, retribusi daerah dari sektor perizinan penunjang industri, pengelolaan kawasan pergudangan modern, serta penyediaan fasilitas air bersih industri akan langsung membanjiri kas daerah.
Efek domino ekonomi ini selanjutnya akan memicu lahirnya ratusan vendor maritim, penyedia jasa logistik, hingga industri galangan kapal pihak ketiga di seluruh wilayah Banten.
Seluruh korporasi baru yang tumbuh ini wajib menyetorkan Pajak Penghasilan (PPh) Badan serta Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sektor industri guna memperkuat skema bagi hasil fiskal daerah secara berkelanjutan.
Untuk memaksimalkan potensi pendapatan tersebut, saya mendorong pembentukan Konsorsium BUMD Banten agar terlibat langsung sebagai mitra strategis (joint venture) di dalam internal manajemen dermaga.
BUMD Banten harus diberi peran strategis dalam pengelolaan rantai pasok energi, pelayanan pemanduan kapal, serta manajemen komprehensif pergudangan pintar (smart warehousing).
Keterlibatan langsung ini sangat penting agar dividen dan keuntungan dari aktivitas pelabuhan tidak menguap ke luar daerah, melainkan mengalir langsung kembali ke kas pembangunan Banten.
Melalui intervensi pemikiran dan pengawalan naskah berseri ini, kita bersama-sama memastikan Pelabuhan Bojonegara berdiri tegak dengan fondasi yang kokoh.
Pelabuhan Bojonegara tidak boleh sekadar menjadi koridor laba sepihak bagi korporasi besar, melainkan harus menjadi episentrum kesejahteraan yang nyata bagi seluruh rakyat Banten.
(Oleh: Wartawan Senior, Wisnu Bangun)
