IKPI Gelar Seminar Nasional Program Pengungkapan Sukarela

0
Ketua Umum IKPI Ruston Tambunan (kiri) berjabat tangan dengan Direktur Penyuluhan, Pelayanan dan Humas Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Kementerian Keuangan Neilmaldrin Noor usai Seminar Nasional Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) Bertema "Apa dan Bagaimana Pasca Program Pengungkapan Sukarela" di Hotel Pullman, Kemanggisan Jakarta Barat, Selasa (23/8/2022). Foto: suarakarya.co.id/Istimewa

JAKARTA (Suara Karya): Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) menggelar seminar nasional bertema “Apa dan Bagaimana Setelah PPS (Program Pengungkapan Sukarela)” di Hotel Pullman, Kemanggisan, Jakarta Barat, Selasa (23/8/2022). Seminar ini masuk dalam rangkaian kegiatan acara HUT ke-57 IKPI, yang sudah dilaksanakan sejak 21 Agustus lalu.

Seminar Nasional Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) Bertema “Apa dan Bagaimana Pasca Program Pengungkapan Sukarela” di Hotel Pullman, Kemanggisan Jakarta Barat, Selasa (23/8/2022). Foto: suarakarya.co.id/Istimewa

Menurut Ruston, sebagai asosiasi konsultan pajak, IKPI mempunyai tanggung jawab moral dalam membantu penerintah menyadarkan wajib pajak untuk patuh kepada aturan yang berlaku.

Seminar Nasional Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) Bertema “Apa dan Bagaimana Pasca Program Pengungkapan Sukarela” di Hotel Pullman, Kemanggisan Jakarta Barat, Selasa (23/8/2022). Foto: suarakarya.co.id/Istimewa

“Kami bukan hanya sebagai penghubung, tetapi berperan aktif menyadarkan wajib pajak. Jadi, bagi wajib pajak fungsi IKPI adalah berperan aktif menyadarkan mereka bahwa jika sudah memenuhi persyaratan subyektif dan objektif harus membayar pajak,” kata Ruston.

Dia juga.menegaskan, wajib pajak bukan membayarkan kewajibannya secara sukarela seperti sumbangan atau donasi, tetapi bagi yang wajib dapat dipaksa berdasarkan undang-undang. Kalau tidak bayar bisa kena sanksi hingga pidana.

Seminar Nasional Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) Bertema “Apa dan Bagaimana Pasca Program Pengungkapan Sukarela” di Hotel Pullman, Kemanggisan Jakarta Barat, Selasa (23/8/2022). Foto: suarakarya.co.id/Istimewa

Oleh sebab itu kata dia, IKPI selalu berperan menyadarkan wajib pajak dan memberikan kepatuhan kepada mereka. “Kami ingin dipercaya oleh kedua belah pihak direktorat pajak dan wajib pajak,” ujarnya.

Menurut dia, wajib pajak sudah diberi kesempatan dua kali yakni Tax Amnesty dan PPS. Karenanya, ini merupakan kesempatan bagi wajib pajak untuk mengikuti program yang telah diberikan pemerintah ini.

Seminar Nasional Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) Bertema “Apa dan Bagaimana Pasca Program Pengungkapan Sukarela” di Hotel Pullman, Kemanggisan Jakarta Barat, Selasa (23/8/2022). Foto: suarakarya.co.id/Istimewa

“Kalau ikut PPS, tarif lebih murah, bisa menghindari sangsi, tidak digunakan untuk penyelidikan, dan basis perpajakan cuma dari harta bukan penghasilan,” ujarnya.

Keberhasil program pemerintah ini dinilai Ruston sangat luar biasa. Buktinya, waktu 8 hari sebelum PPS berakhir jumlah setoran pajak lewat PPS Rp 23 trilliun, tapi pada akhirnya menjadi Rp 60 trilliun.

Seminar Nasional Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) Bertema “Apa dan Bagaimana Pasca Program Pengungkapan Sukarela” di Hotel Pullman, Kemanggisan Jakarta Barat, Selasa (23/8/2022). Foto: suarakarya.co.id/Istimewa

“Semoga masyarakat tergugah untuk memanfaatkan kesempatan itu. Kita harapkan kedepannya ada kepatuhan sukarela jangan lagi harus diimbau diperiksa baru patuh,” katanya.

Sementara itu, Direktur Penyuluhan, Pelayanan dan Humas Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Kementerian Keuangan Neilmaldrin Noor mengatakan, pemerintah mendukung dan memberikan apresiasi kepada IKPI atas segala upaya untuk bisa memberikan bantuan dan menjembatani antara DJP dan wajib pajak, sehingga bisa memenuhi kewajiban perpajakannya, hak dan kewajiban perpajakannya dengan baik dan benar sesuai dengan ketentuan dengan perundang-undangan yang berlaku.

Seminar Nasional Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) Bertema “Apa dan Bagaimana Pasca Program Pengungkapan Sukarela” di Hotel Pullman, Kemanggisan Jakarta Barat, Selasa (23/8/2022). Foto: suarakarya.co.id/Istimewa

“Kita sangat apresiasi acara seperti ini dengan tajuk ‘Apa dan Bagaimana Setelah PPS’, seperti yang tadi disampaikan Pak Ruston bahwa kami saat ini memiliki data dan sebagainya,” kata Neilmaldrin.

Eilmadrin juga menegaskan bahwa DJP juga memberikan kesempatan pada wajib pajak melalui program PPS. Dengan demikian, kedepannya DJP bisa menjalankan prosedur yang berlaku.

Seminar Nasional Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) Bertema “Apa dan Bagaimana Pasca Program Pengungkapan Sukarela” di Hotel Pullman, Kemanggisan Jakarta Barat, Selasa (23/8/2022). Foto: suarakarya.co.id/Istimewa

“Kami mempunyai tupoksi melakukan edukasi, pelayanan, pengawasan, pemeriksaan dan penegakan hukum. Kami Akan jalankan secara normal,” ujarnya. (Bayu)