Suara Karya

Iwan Ng “Bangga” Pecatur Binaannya Tampil Juara di JAPFA Internasional FIDE Rated 2026

JAKARTA (Suara Karya) : Vice President – Internal Audit PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk, Iwan Ng “bangga” pecatur binaannya tampil juara di JAPFA Internasional FIDE Rated Tournament di The Tavia Heritage Hotel, Jakarta, Selasa (26/5/2026).

“GM Susanto tampil sebagai juara pertama, GM Novendra Priasmoro kedua dan IM Tirta Chandra diposisi ketiga bukannya main – main. Namun murni hasil perjuangan di papan 64 petak yang mereka lakukan, ” jelas Iwan Ng di Jakarta.

Iwan mengatakan, dengan hasil gemilang yang diperoleh Susanto dapat dijadikan modal ke kejuaraan internasional pekan depan hingga Juli mendatang. Dengan harapan, Susanto dapat membawa nama baik bangsa dan negara dipercaturan internasional.

Hal senada dikatakan Sekjen PB Percasi terpilih, Nanang Pujalaksana. “Event kali ini cukup tepat untuk dijadikan pemanasan menuju jenjang internasional. Karena bulan Mei hingga Juni 2026, Susanto sangat sibuk mengikuti berbagai event internasional, ” paparnya.

Tampilnya di JAPFA Internasional FIDE Rated Tournament katanya, sangat tepat untuk mengasah permainan catur yang dimiliki sebelum melangkah ke event internasional.

Hal senada dikatakan Susanto yang optimis dapat mengambil tampuk juara di JAPFA Internasional FIDE Rated Tournament 2026. “Saya optimis dapat meraih juara, apalagi di babak ketujuh menang lawan Stevanky, ” katanya.

Stevanky merupakan lawan yang ulet dan perlu berbagai terobosan untuk mengalahkannya. Semua itu dia lakukan dengan berbagai jurus andalannya dan akhirnya dapat merobohkan raja hitam lawan untuk meraih kemenangan.

Sedang pertandingan babak sembilan Susanto tidak menemui kesulitan untuk mengalahkan rekan lamanya IM Tirta Chandra. Susanto yang memegang buah putih tampil cukup agresif. Hal itu yang membuat Tirta Chandra sedikit menguras tenaga menahan gempuran rekan seangkatannya yang kini sama – sama berprofesi sebagai pelatih catur nasional.

Persaingan kedua pecatur nasional di papan 64 petak ini tidak ada putusnya sejak berusia 9 tahun ketika menghuni sekolah catur Enerpac yang bermarkas di Roximas, Jakarta. Namun dengan keuletan yang dimiliki Susanto akhirnya dapat menggulingkan Raja hitam rekan dekatnya untuk mengukir juara dengan mengumpulkan nilai 7,5 VP.

Sedang di kategori challenger, sang juara diambil pecatur senior Sudung Tampubolon dengan nilai 8 VP, kedua Jalaludin Al Mubarok nilai 7,5 VP dan ketiga Marrhuimawan Maximiliano dengan point 7,5 VP. (Warso)

 

 

Related posts