Suara Karya

Jakarta Fair 2026 Dibuka, Targetkan Enam Juta Pengunjung

JAKARTA (Suara Karya): Jakarta Fair Kemayoran (JFK) 2026 resmi dibuka di Jakarta International Expo (JIEXPO) Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (11/6/2026). Pameran tahunan yang menjadi bagian dari perayaan HUT ke-499 DKI Jakarta itu ditargetkan mampu menarik enam juta pengunjung selama penyelenggaraan yang berlangsung hingga 12 Juli 2026.

Pembukaan Jakarta Fair tahun ini menandai dimulainya salah satu ajang pameran multiproduk terbesar di Indonesia. Ribuan pelaku usaha dari berbagai sektor kembali memanfaatkan momentum tersebut untuk memperkenalkan produk sekaligus memperluas jaringan pasar.

Direktur Utama PT Jakarta International Expo sekaligus Ketua Umum Panitia Jakarta Fair Kemayoran 2026, Siti Hartati Murdaya, mengatakan pameran tersebut diharapkan menjadi ruang pertemuan antara dunia usaha dan masyarakat, termasuk bagi pelaku UMKM yang ingin memperluas jangkauan usahanya.

Menurut Hartati, Jakarta Fair 2026 diikuti sekitar 2.800 perusahaan dengan total 1.800 stan yang menampilkan beragam produk dari dalam maupun luar negeri. Selain pameran perdagangan, pengunjung juga dapat menikmati berbagai pertunjukan hiburan, termasuk konser musik yang menghadirkan 150 grup dan musisi papan atas selama 32 hari penyelenggaraan.

“Jakarta Fair merupakan pameran multiproduk terbesar, terlengkap, terlama di kawasan Asia Tenggara yang menampilkan beragam promosi produk unggulan dalam negeri dan mancanegara. Pameran ini juga menjadi arena hiburan musik konser yang menampilkan 150 band top papan atas selama 32 hari. Pada tahun ini terdapat 2.800 perusahaan turut berpartisipasi dengan 1.800 stan,” ujar Hartati.

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menaruh harapan besar terhadap penyelenggaraan Jakarta Fair tahun ini. Selain menargetkan enam juta pengunjung, ia juga berharap nilai transaksi yang tercipta selama pameran dapat melampaui capaian tahun sebelumnya.

“Mudah-mudahan tahun depan lebih meriah, yang hadir lebih banyak, dan juga transaksinya buat UMKM lebih dari Rp9 triliun. Karena tahun lalu sudah lebih dari Rp7,3 triliun dan saya dengar tahun ini mudah-mudahan bisa Rp8 triliun UMKM transaksi di tempat ini,” kata Pramono.

Ia menilai Jakarta Fair memiliki peran penting dalam menggerakkan aktivitas ekonomi sekaligus menjadi etalase bagi produk-produk nasional. Kehadiran jutaan pengunjung selama lebih dari satu bulan diyakini akan memberikan dampak positif bagi pelaku usaha yang berpartisipasi.

Pramono juga mengungkapkan bahwa Jakarta saat ini memberikan kontribusi sebesar 16,67 persen terhadap produk domestik bruto nasional dengan pertumbuhan ekonomi mencapai 5,59 persen. Menurutnya, berbagai kegiatan berskala besar seperti Jakarta Fair turut mendukung perputaran ekonomi di ibu kota.

Untuk menunjang kelancaran akses pengunjung, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus memperkuat layanan transportasi publik. Pramono menyebut tingkat konektivitas transportasi di Jakarta kini telah mencapai 93 persen sehingga masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan angkutan umum saat berkunjung ke kawasan Kemayoran.

“Termasuk acara-acara yang ada di Kemayoran ini mudah-mudahan bisa menghadirkan dan lebih gampang orang naik transportasi umumnya,” ujarnya. (Boy)

 

Related posts