JAKARTA (Suara Karya) : Tampil optimal tim PBV Paja One Jakarta putri tak menemui kesulitan mengalahkan RHS Vollyball Club 3-0 (25-18, 25-12, 25-18). Hal itu terjadi dalam babak penyisihan pool N di Kejurnas Bolavoli Indoor Antarklub Under 18 tahun (U-18) di GOR Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Minggu (3/5/2026).
Penampilan tim PBV Paja One Jakarta putri melawan RHS Vollyball Club mendapat sambutan dan aplus dari penonton. Semua itu terpantau sejak wasit membunyikan pluit pertama pemain Paja One langsung menekan pertahanan lawan hingga set ketiga.
Bahkan aksi permainan smash terus diperagakan, baik didepan net maupun dari sektor tengah. Hal itu pula yang membuat pertahanan lawan semakin kewalahan dan akhirnya tim Paja One putri menutup set ketiga dengan skor 25 – 18.
Kemenangan tim PBV Paja One Jakarta putri diikuti pula tim PBV Paja One Jakarta putra di pool A yang tampil di GOR Ragunan Jakarta. Bermain dengan semangat menyala akhirnya tim putra yang juga milik Walikota Jakarta Timur,
Munjirin itu menang lawan PBV Banteng Garuda 3 – 1 (25 – 22, 23 – 25, 25 – 16 dan 25 – 19).
“Kami bangga dan memberikan acungan jempol atas kepiawaian klub milik Walikota Jakarta Timur (Paja One) putra – putri di Kenurnas bola voli. Hal itu dapat dijadikan ” sebagai Kawah Candradimuka” pembinaan atlet bola voli di DKI Jakarta umumnya dan di Jakarta Timur khususnya, “tegas Ketua Umum KONI Jakarta Timur, Ir. Andree Fazara di Jakarta, Minggu (3/5/2026).
Semoga dengan penampilan perdana yang meyakinkan menjadi momentum untuk meraih kemenangan hingga babak selanjutkan menuju partai semifinal dan final yang akan dilaksanakan di GOR Bulungan, Jakarta
8 – 9 Mei 2026.
Atas penampilan memukau yang diperagakan pemain tim PBV Paja One Jakarta putra dan putri itulah Andree Fazara berharap mendapat dukungan cukup meriah lagi dari warga Jakarta Timur khususnya dan DKI Jakarta umumnya untuk menyaksikan jalannya pertandingan. Dengan harapan semangat pemain bertambah hingga mencapai puncak prestasi.
Penampilan pemain dibawah U 18 tahun putra – putri inilah dapat dijadikan program pembinaan jangka panjang. Bahkan bisa saja pemain yang berprestasi bisa masuk program memperkuat Tim bola voli DKI Jakarta menuju PON XXII di NTT dan NTB 2028 mendatang. (Warso)
