Suara Karya

Senior Putri Tumbangkan Singapura, Tim Handball Indonesia Bawa Pulang Tiga Medali ke Tanah Air

JAKARTA (Suara Karya) : Tim bola tangan Indonesia mencatat sejarah baru membawa pulang tiga medali (perak dan dua perunggu) dari Thailand. Hal itu terjadi, setelah tim putri menambah satu medali perunggu yang tampil di IHF Nations Trophy (Asia-Zona I-B) di Chonburi, Thailand.

Tampil di kejuaraan Women’s IHF Nations Trophy 27–31 Oktober 2026 pada pertandingan terakhir tim Indonesia berhasil mengalahkan Singapura dengan skore 26 – 18. Sementara juara masih dipegang Thailand dan kedua Filipina yang dalam pertandingan babak penyisihan hanya terpaut 1 angka lawan tim Indonesia.

“Kami bersyukur dari tahun ke tahun tim bola tangan Indonesia terus mengalami peningkatan. Di kategori senior putri menghasilkan medali perunggu, begitu juga tim remaja putra meraih perunggu dan di kategori junior putra meraih medali perak, ” tegas Ketua Umum PB ABTI, Zulfydar Zaidar Mochtar, SE.MM, Sabtu (31/10/2026).

Keberhasilan membawa pulang medali dalam IHF Trophy yang digelar di Chonburi, Thailand kali ini juga tidak terlepas dukungan semua Pengprov ABTI dalam membina para atletnya.

“Untuk itu saya mengucapkan banyak Terima kasih pada atlet, wasit, pengurus Pengprov ABTI dan PB ABTI yang memberikan dukungan selama ini. Semoga kedepannya menghasilkan buah yang diharapkan, yaitu tim Merah – Putih meraih medali emas, ” tegas Zulfydar Zaidar.

Zulfydar Zaidar yang juga anggota DPRD Kalbar setia mendampingi atletnya selama berjuang di Thailand mengakui, perkembangan prestasi atlet bola tangan dikawasan Asean cepat meningkat. Namun dia bersyukur atlet Indonesia dapat mengimbanginya. Bahkan mengalami kemajuan cepat selama dipimpinnya.

Melalui persaingan yang ketat, atlet putra dapat mengalahkan tim Filipina, Singapura dan Malaysia, meski akhirnya tersandung lawan tim tuan rumah Thailand.

Kondisi seperti ini menjadi catatan tim pelatih dan mengevaluasi lebih jauh sekembalinya ke Tanah Air. Meski harus diakui tim senior putri yang diturunkan kali ini sebagian besar pemain junior. Dengan harapan saat pemain tersebut menginjak usia senior dapat diturunkan di SEA Games ke 32 tahun 2029 di Singapura.

Melalui pembinaan yang berkesinambungan dan berjenjang, diharapkan prestasi pemain bola tangan Indonesia, konsisten dalam mengejar prestasi puncak. Semua itu yang ditanamkan pada atlet nasional yang tersebar diseluruh Indonesia.

Zulfydar Zaidar mengakui, dengan jumlah Pengprov PB ABTI yang berjumlah 28 Provinsi kali ini, ia optimis pertumbuhan prestasi atlet makin merata. Semua itu terpantau dibeberapa Kejuaraan nasional yang digelar di berbagai daerah selama ini.

Dia berharap, dengan membawa pulang tiga medali dari Thailand, dapat dijadikan momentum kemajuan prestasi atlet bola tangan di Tanah Air. “Saya berharap para atlet, pelatih tetap semangat membawa kemajuan bagi cabang bola tangan Indonesia menggapai prestasi puncak, ” tambah Zulfydar Zaidar lagi. (Warso)

 

 

 

Related posts