Suara Karya

Pimpin Pengprov ABTI DKI Jakarta, Josua Franklin Langsung “Gas Pol” Siap Pertahankan Juara Umum di PON XXII NTT 2028

JAKARTA (Suara Karya) : Terpilih secara aklamasi memimpin Pengprov ABTI DKI Jakarta periode 2026 – 2030, Josua Franklin Oktanatama Siahaan langsung “Tancap Gas” siap mempertahankan juara umum di PON XXII NTT tahun 2028.

“Mendapat kepercayaan memimpin bola tangan di DKI Jakarta, saya akan berkolaborasi semua jajaran pengurus dan PB ABTI dalam mempersiapkan atlet dan menurunkan di berbagai event, baik nasional maupun internasional, ” tegas Josua Franklin di Gedung KONI DKI Jakarta, kemarin.

Menurutnya, upaya memenuhi target menggapai atau mempertahankan juara umum di PON tahun 2028 di NTT, Pengprov ABTI DKI Jakarta sudah mempunyai program – program menurunkan tim bola tangan DKI Jakarta diberbagai event, sebagai contohnya di Kejurnas bola tangan junior di Surabaya, Juli 2026 dan senior di Medan Oktober 2026.

Jenjang peningkatan prestasi atlet tidak terputus disana saja untuk melakukan yang terbaik menuju PON 2028. Masih ada lagi event yang penting yaitu menampilkan atlet diajang Pra PON tahun 2027. Sederet event ini tentunya harus diikuti hingga prestasi atlet benar – benar maksimal hingga mencapai puncak di multi event empat tahunan nasional di NTT.

Upaya menggapai dan mensukseskan harapan masyarakat Jakarta, tim bola tangan DKI Jakarta harus meraih sukses di PON XXII, selain berkolaborasi dengan PB ABTI dalam pembinaan atlet, Josua Franklin juga akan bekerjasama dengan KONI DKI Jakarta.

Melalui berbagai prosedur dalam membina atlet menuju prestasi puncak, Josua Franklin optimistis dapat mempertahankan juara umum di PON XXII NTT yaitu dengan meraih juara di kategori putra dan putri.

Ketika disinggung bola tangan pantai, Josua Franklin juga akan mempersiapkan pembinaan atlet secara matang. Apalagi Oktober 2026 DKI Jakarta ditunjuk KONI Pusat sebagai tuan rumah PON Olahraga Pantai.

Sebagai tuan rumah PON Olahraga Pantai sudah tentu tim bola tangan DKI Jakarta berobsesi tampil sebagai juara. Kondisi itu tidak sekedar angan – angan saja bisa tampil sebagai juara, namun sudah tentu mempersiapkan prestasi atlet seoptimal mungkin. Dengan harapan tim DKI Jakarta selalu keluar sebagai juara. (Warso)

 

 

Related posts