Suara Karya

Polimedia Buka 1.866 Kursi Mahasiswa Baru 2026, Perkuat Peran Vokasi Industri Kreatif

Screenshot

JAKARTA (Suara Karya): Politeknik Negeri Media Kreatif (Polimedia) resmi membuka Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Tahun Akademik 2026 dengan menyediakan 1.866 kursi untuk 23 program studi jenjang Sarjana Terapan (D4) dan Diploma Tiga (D3), serta satu program Magister Terapan.

Direktur Polimedia Tipri Rose Kartika mengatakan, pembukaan PMB ini menjadi bagian dari upaya Polimedia mencetak sumber daya manusia yang kreatif, inovatif, profesional, serta memiliki daya saing di sektor industri kreatif.

“Polimedia membuka kesempatan seluas-luasnya bagi lulusan SMA, SMK, MA, atau sederajat untuk bergabung melalui jalur SNBP, SNBT, maupun Jalur Mandiri. Kami ingin memberi akses yang merata bagi generasi muda dari berbagai daerah untuk mengembangkan kompetensi di bidang media kreatif,” ujar Tipri saat konferensi pers di Kampus Polimedia Jakarta, Senin (27/1/2026).

Foto: DOK. Humas Polimedia
Foto: DOK. Humas Polimedia


Ia menjelaskan, pada tahun ini komposisi penerimaan mahasiswa ditetapkan sebesar 40 persen melalui Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP), 50 persen lewat Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT), dan 10 persen melalui Jalur Mandiri.

“Ketiga jalur ini kami siapkan agar calon mahasiswa dengan latar belakang yang beragam tetap memiliki peluang yang sama untuk bergabung dan berkembang di Polimedia,” tambahnya.

Pemerintah sendiri telah membuka pendaftaran SNPMB jalur SNBP mulai 3 hingga 18 Februari 2026. Pada periode tersebut, Polimedia berharap siswa berprestasi yang memiliki minat di bidang industri kreatif dapat menjadikan kampus vokasi ini sebagai pilihan utama.

Minat masyarakat terhadap Polimedia tercatat meningkat signifikan pada PMB 2025. Jumlah peminat naik 29,05 persen, dari 8.569 orang menjadi 11.058 orang. Capaian ini menunjukkan semakin kuatnya kepercayaan publik terhadap Polimedia.

Ketua PMB Polimedia Nurul Akmalia menyebut peningkatan tersebut tidak lepas dari penerapan pembelajaran berbasis produksi wirausaha, penguatan kurikulum industri, serta kolaborasi dengan mitra strategis.

“Beberapa program studi yang mengalami lonjakan peminat di jenjang D4 antara lain Teknologi Rekayasa Multimedia, Pengelolaan Perhotelan, serta Produksi Film dan Televisi. Sementara di jenjang D3, Prodi Penyiaran, Periklanan, dan Seni Kuliner menjadi favorit,” ungkap Nurul.

Ia juga mengungkapkan bahwa kualitas lulusan Polimedia tercermin dari hasil tracer study, dengan 89 persen alumni telah bekerja, 8,8 persen berwirausaha, dan 1,2 persen melanjutkan studi.

“Ini menunjukkan lulusan Polimedia memiliki relevansi yang kuat dengan kebutuhan industri. Sistem perkuliahan kami berbasis produksi dan kewirausahaan, sehingga mahasiswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga terlibat langsung dalam proses produksi dan pengembangan usaha,” katanya.

Nurul menambahkan, Polimedia akan terus meningkatkan mutu pendidikan sekaligus memperluas jejaring kerja sama industri guna mendukung kesiapan lulusan menghadapi dunia kerja maupun menciptakan lapangan usaha secara mandiri.

Saat ini Polimedia memiliki 15 program studi D3 dan D4 di Kampus Jakarta, empat program studi di PSDKU Medan, serta empat program studi di PSDKU Makassar. Pada 2025, Polimedia juga resmi membuka Magister Terapan Program Studi Pemasaran, Inovasi, dan Teknologi. (Boy)

Related posts