JAKARTA (Suara Karya): Rektor Institut Pariwisata (IP) Trisakti, Fetty Asmaniati mendapat penghargaan ‘Kartini Masa Kini, Penggerak Masyarakat dan UMKM’ dari Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), Tina Maman Abdurrahman.
Penghargaan diberikan dalam acara perayaan Hari Kartini, di Gedung Kementerian UMKM, Jakarta, pada Kamis (23/4/26).
Selain Rektor IP Trisakti, penghargaan juga diberikan kepada 10 perempuan berprestasi lainnya, antara lain Lista Hurustiati, pemilik pusat oleh-oleh Gerai Lengkong di Tangsel; Betsy Monoarfa, pendiri Fiva Food; Dewi Meisari dari UKMIndonesia.id; dan Roikhanatun Nafi’ah dari Crustea Indonesia;
Selain itu ada Lydia Anggraeni Kidarsa dari Biotek; Iis Ismawaty, pendiri Yayasan Al Madiniyah; dan Asiah, seorang penggiat sosial, Cindy Susanto dari Booklet; Mellyza Novisari Iskandari dari She Max (PT Inti Arumi Indonesia); dan Funding Transaction BRI, Anissa Dwi Sukmawati.
Ketua DWP Kementerian UMKM, Tina Maman Abdurrahman memberi apresiasi tinggi kepada para perempuan dari berbagai latar belakang yang dinilai sebagai ‘Kartini Masa Kini’.
Dalam sambutannya, Tina menyoroti peran besar perempuan sebagai pejuang nafkah sekaligus pilar keluarga. Iamenyebut perempuan tak hanya identik dengan penampilan, tetapi juga harus memiliki keberanian, kreativitas, dan semangat berinovasi untuk membawa perubahan.
“Perempuan harus punya jiwa besar, berani melangkah, dan memberi manfaat bagi keluarga serta lingkungan,” ujarnya.
Acara tersebut juga dihadiri sejumlah tokoh perempuan, di antaranya pendamping Menteri Koperasi, pendamping pejabat kementerian, hingga pimpinan organisasi dan akademisi.
Momentum peringatan Hari Kartini itu juga diisi dengan pemberian penghargaan dan bantuan simbolis kepada para perempuan yang berkiprah di sektor-sektor penting namun kerap luput dari sorotan. Mereka, antara lain guru honorer, pengemudi ojek online perempuan, pemandi jenazah, pramubakti, pedagang kecil, hingga pekerja sosial.
Menurut Tina, pekerjaan yang dijalani para perempuan tersebut bukanlah hal mudah dan membutuhkan ketangguhan mental serta dedikasi tinggi. “Ini pekerjaan luar biasa, penuh pengabdian. Mereka adalah Kartini hebat,” katanya.
Ia juga mengungkapkan, perempuan memiliki peran strategis dalam tiga aspek kehidupan: sebagai anak, istri, dan ibu. Peran sebagai ibu, menjadi yang paling menantang karena berkaitan dengan masa depan generasi masa depan.
Selain itu, Tina memaparkan kontribusi besar perempuan dalam sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Saat ini, sekitar 64,5 persen pelaku UMKM di Indonesia adalah perempuan, sementara 51,2 persen penerima Kredit Usaha Rakyat (KUR) juga berasal dari kalangan perempuan.
“Ini menunjukkan perempuan sangat produktif dan berperan besar dalam perekonomian nasional,” tegasnya.
Tak hanya itu, penghargaan juga diberikan kepada pejabat perempuan eselon II di lingkungan Kementerian UMKM sebagai bentuk pengakuan atas kiprah mereka di level kepemimpinan.
Acara ditutup dengan sesi talkshow interaktif yang menghadirkan para perempuan inspiratif untuk berbagi pengalaman dan memotivasi peserta, yaitu Lista Hurustiati, pemilik pusat oleh-oleh Gerai Lengkong.
Rektor IP Trisakti yang ditemui usai acara mengatakan, penghargaan yang diraihnya bukan semata untuk diri pribadi, tetapi untuk seluruh civitas akademika IP Trisakti yang terus berkomitmen dalam pemberdayaan masyarakat dan penguatan UMKM.
“Semoga ini menjadi motivasi bagi civitas akademika IP Trisakti untuk terus berkontribusi dan memberi dampak yang lebih luas bagi masyarakat,” ujar Fetty menandaskan. (Tri Wahyuni)
