JAKARTA (Suara Karya) : Ketua Pengprov PCI DKI Jakarta, Prof. Dr. Johansyah Lubis, M.Pd bangga, atlet Cricket DKI Jakarta, Ni Made Putri Suwandewi, tampil gemilang saat mengantarkan Tim Nasional Cricket Putri Indonesia meraih kemenangan telak atas Oman pada babak perempat final ACC Women’s Premier Cup 2026.
“Melalui kemenangan tersebut memastikan langkah Garuda Putri ke semifinal sekaligus mengamankan tiket menuju ACC Women’s Asia Cup 2026 dan ACC Women’s Rising Stars Asia Cup 2027,” tegas Johansyah Lubis di Jakarta, kemarin.
Menurutnya, bertanding di YSD-UKM Cricket Oval, Bangi, Malaysia, Indonesia tampil dominan sejak awal pertandingan. Garuda Putri membukukan 137/7 dalam 20 over sebelum kemudian membatasi Oman pada 24 all out dalam 11,5 over. Indonesia pun menutup pertandingan dengan kemenangan meyakinkan selisih 113 run.
Indonesia membangun fondasi kemenangan melalui penampilan solid para batter. Kapten tim Ni Putu Ayu Nanda Sakarini kembali memimpin dari depan dengan mencetak 51 run dari 49 bola. Ni Luh Ketut Wesika Ratna Dewi menambahkan 20 run dari 11 bola, sementara Suwandewi memberikan akselerasi penting pada akhir innings melalui 23 run tanpa kehilangan wicket dari hanya 13 bola.
Namun kontribusi terbesar Suwandewi hadir saat Indonesia melakukan bowling. Mendapat kepercayaan membuka serangan, atlet DKI Jakarta tersebut tampil luar biasa dengan torehan empat wicket hanya untuk 11 run dari empat over. Catatan 4/11 tersebut menjadi performa bowling terbaik dalam pertandingan dan menjadi faktor utama yang menghancurkan perlawanan Oman.
Dikatakannya, dominasi bowling Indonesia semakin lengkap melalui kontribusi Lie Qiao yang meraih dua wicket, Sang Ayu Nyoman Maypriani dengan dua wicket hanya kebobolan satu run dari 2,5 over, serta Derni Rambu Bangi yang turut menyumbangkan satu wicket. Oman akhirnya harus mengakhiri innings mereka pada skor 24 all out.
“Berkat kontribusi lengkapnya dengan bat maupun bola, Suwandewi dinobatkan sebagai Player of the Match. Penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas peran besarnya dalam kemenangan yang membawa Indonesia melangkah ke semifinal sekaligus mengamankan dua pencapaian penting di level Asia, “katanya.
Dengan prestasi itu, Johansyah Lubis, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas penampilan Suwandewi yang dinilai menjadi kebanggaan masyarakat Jakarta dan Indonesia. “Ni Made Putri Suwandewi menunjukkan kualitas sebagai atlet berkelas internasional. Kontribusinya dengan bat maupun bola pada pertandingan penting ini menjadi bukti hasil pembinaan yang baik serta kerja keras yang dilakukan selama ini. Kami sangat bangga melihat atlet DKI Jakarta mampu menjadi pembeda dalam pertandingan yang membawa Indonesia melaju ke semifinal sekaligus memastikan tempat pada ACC Women’s Asia Cup 2026 dan ACC Women’s Rising Stars Asia Cup 2027. Prestasi ini menunjukkan bahwa atlet-atlet Indonesia mampu bersaing dan berprestasi di tingkat Asia,” ujar Johansyah Lubis.
Pengprov PCI DKI Jakarta juga menyampaikan apresiasi kepada Ketua Umum PP PCI, Abhiram Singh Yadav, atas komitmennya dalam memperkuat sistem pembinaan cricket nasional sehingga atlet-atlet Indonesia mampu bersaing di tingkat Asia. “Kami melihat perkembangan cricket Indonesia yang sangat positif dalam beberapa tahun terakhir. Dukungan, visi, dan program pembinaan yang dijalankan PP PCI telah memberikan ruang bagi atlet-atlet dari berbagai daerah, termasuk DKI Jakarta, untuk berkembang dan berprestasi di tingkat internasional. Keberhasilan yang diraih saat ini merupakan hasil kerja bersama seluruh insan cricket Indonesia,” tambah Johansyah Lubis.
Keberhasilan menembus semifinal ACC Women’s Premier Cup 2026 sekaligus memastikan keikutsertaan pada ACC Women’s Asia Cup 2026 dan ACC Women’s Rising Stars Asia Cup 2027 menjadi tonggak penting dalam perjalanan cricket putri Indonesia. Di tengah pencapaian bersejarah tersebut, nama Ni Made Putri Suwandewi layak mendapat sorotan sebagai pemain paling berpengaruh pada laga perempat final yang membawa Garuda Putri selangkah lebih dekat menuju panggung elite cricket putri Asia. (Warso)
