JAKARTA (Suara Karya) : Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Letjen TNI Purn Marciano Norman memberikan dukungan penuh Munas PB ABTI digelar di Pontianak, Kalbar 24 – 26 Juli 2026.
“Munas PB ABTI dilaksanakan akhir Juli 2026 sesuai dengan jadwal berakhirnya kepengurusan PB ABTI tahun 2022 – 2026, untuk itu KONI Pusat memberikan dukungan penuh karena tepat waktu, ” tegas Ketua Umum PB ABTI periode 2022 – 2026, Zulfydar Zaidar Mochtar SE MM di Gedung KONI Pusat, Senin (15/6/2026).
Zulfydar Zaidar seusai silaturahmi dengan Ketua Umum KONI Pusat, Letjen TNI Purn Marciano Norman mengatakan, dalam Rakernas di Pontianak tahun 2025 Munas rencananya digelar Oktober 2026. Namun waktunya bersamaan dengan PON Olahraga Pantai di Jakarta. Atas pertimbangan itu maka waktunya dimajukan ke akhir Juli 2026 melalui Rakernas lewat zoom meeting.
Berdasarkan hasil Rakernas itulah akhirnya PB ABTI menghadap Ketua Umum KONI Pusat untuk melaporkan jadwal penyelenggaraan Munas PB ABTI yang akan diselenggarakan 24 hingga 26 Juli 2026 di Pontianak, Kalbar.
Zulfydar Zaidar menegaskan, untuk menggelar Munas PB ABTI pihaknya sudah melakukan beberapa tahapan atau prosedur yang digariskan KONI Pusat yaitu melaksanakan Rakernas dan membentuk Tim Penyaringan dan Penjaringan (TPP) untuk menerima pendaftaran calon Ketua Umum PB ABTI yang akan maju dalam Munas PB ABTI di Pontianak, Kalbar 24 – 26 Juli 2026.
“Bagi para calon Ketum yang akan maju dalam Munas PB ABTI bisa langsung mendaftar di Sekretariat TPP Mulai tanggal 10 hingga tanggal 23 Juli pukul 16.00 yang dipusatkan di kantor KONI Pusat lantai 9 Senayan, Jakarta, ” tegas Zulfydar Zaidar.
Prestasi di SEA Games
Pada kesempatan itu Ketua Umum KONI Pusat, Letjen TNI Purn Marciano Norman mengucapkan terima pada Ketua Umum PB ABTI Zulfydar Zaidar yang sudah melakukan pembinaan atlet mulai tingkat nasional hingga internasional dan membawa pulang medali pertama kali di SEA Games ke 33 di Thailand tahun 2025.
Selain itu katanya, sejak tahun 2022 setelah menjadi Ketua Umum PB ABTI rangkaian pembinaan dan pelatihan atlet tidak pernah terputus, mulai event nasional, baik Kejurnas, PON dan event – event internasional tidak pernah terlewatkan hingga menghasilkan atlet yang dapat diandalkan di SEA Games 33 tahun 2025.
Berbagai rangkaian event nasional juga internasional yang sudah dilaluinya dan Timnas bola tangan selalu menyuguhkan medali dan mengibarkan Merah – Putih bagi Indonesia.
Seperti halnya di November 2022, Timnas putra meraih medali perunggu Kejuaraan Seahaf (Asean Handball Federation). Sedang Maret 2023 Timnas putri bermaterikan 10 pemain tampil juara tiga, meraih medali perunggu di Asian Men & Women Beach Handball Championship di Bali.
Adapun Oktober 2024, saat tampil di
Asian Youth Beach Handball Championship di Bangkok, Thailand, Timnas putri Indonesia tampil juara tiga dengan membawa pulang medali perunggu.
Begitu juga di kategori mahasiswa, Timnas bola tangan putra yang diperkuat 14 pemain dan dipimpin 4 pelatih saat tampil di Asean Univercity Games di Surabaya, Jawa Timur juga meraih medali perunggu.
Bahkan setelah PON sebanyak 78 atlet dan official, putra putri beach dan indoor mendapat medali perunggu pada kejuaraan Asean hanballl federasi di Thailand. Melalui berbagai rangkaian event itulah akhirnya PB ABTI menentukan atlet putra masuk Pelatnas SEA Games ke 33 yang dipusatkan di Pontianak dan hasilnya membawa pulang medali perunggu. Sementara tim putri belum dapat restu dari Kemenpora tampil di multi event dua tahunan di Thailand 2025.
“Dengan berbagai rangkaian event selama kepemimpinan Zulfydar sudah selayaknya prestasi atlet bola tangan lebih meningkat di tahun – tahun mendatang. Apalagi dalam Munas nanti terpilih kembali menjadi Ketua Umum PB ABTI periode 2026 – 2030,” tegasnya. (Warso)
