JAKARTA (Suara Karya): Iwan Setiawan resmi menjabat Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta setelah dikukuhkan dalam sebuah prosesi seremonial yang berlangsung di Jakarta, Senin (19/1/2026). Pengukuhan tersebut menjadi penanda dimulainya kepemimpinan baru Bank Indonesia di ibu kota, sekaligus momentum penguatan peran Jakarta sebagai motor penggerak perekonomian nasional.
Dalam pernyataannya, Iwan menegaskan komitmen Bank Indonesia DKI Jakarta untuk terus menjaga stabilitas ekonomi sekaligus mendorong akselerasi pertumbuhan di tengah tantangan global yang semakin dinamis. Menurutnya, Jakarta memiliki posisi strategis sebagai pusat aktivitas ekonomi, keuangan, dan bisnis nasional, sehingga kebijakan Bank Indonesia di daerah harus benar-benar berdampak nyata bagi masyarakat dan dunia usaha.
“Jakarta bukan hanya etalase perekonomian nasional, tetapi juga barometer stabilitas makroekonomi. Karena itu, Bank Indonesia DKI Jakarta akan memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi dan seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan inflasi terkendali, sistem keuangan stabil, dan pertumbuhan ekonomi tetap berkelanjutan,” ujar Iwan.
Ia menekankan, pengendalian inflasi menjadi prioritas utama karena berpengaruh langsung terhadap daya beli masyarakat. Penguatan koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), optimalisasi distribusi pangan, serta pemanfaatan teknologi digital akan terus didorong agar stabilitas harga di Jakarta tetap terjaga.
Di sisi lain, Iwan juga menyoroti pentingnya transformasi digital sistem pembayaran. Jakarta didorong menjadi role model nasional dalam pengembangan ekosistem pembayaran digital yang aman, andal, dan inklusif. Perluasan penggunaan QRIS, penguatan infrastruktur pembayaran, hingga peningkatan literasi keuangan digital menjadi bagian dari agenda strategis BI DKI Jakarta ke depan.
Lebih jauh, Iwan menyampaikan komitmen Bank Indonesia untuk memperkuat peran UMKM dan ekonomi kreatif sebagai tulang punggung pertumbuhan. Program pembinaan UMKM, fasilitasi pembiayaan, serta integrasi ke rantai nilai digital akan terus diperluas agar pelaku usaha Jakarta mampu naik kelas dan berdaya saing, baik di pasar nasional maupun global.
Pengukuhan Iwan Setiawan juga menjadi momentum penguatan transformasi organisasi Bank Indonesia di daerah. Ia menegaskan pentingnya penguatan sumber daya manusia, tata kelola yang kuat, serta budaya kerja yang adaptif untuk menjawab tantangan ke depan dan memastikan kebijakan Bank Indonesia benar-benar memberikan manfaat nyata bagi perekonomian Jakarta.
Dengan semangat kolaborasi, Iwan Setiawan optimistis Jakarta akan semakin kokoh sebagai pusat pertumbuhan ekonomi, pusat inovasi sistem pembayaran, dan lokomotif transformasi ekonomi Indonesia menuju 2045. (Boy)
