JAKARTA (Suara Karya) : Berbekal pengalaman diberbagai event Asia, Timnas bola voli putra bidik medali perunggu di Asian Games yang akan digelar di Aichi-Nagoya 27 September hingga 4 Oktober 2026.
“Dengan persiapan yang matang kami optimis Timnas bola voli putra bisa masuk tiga besar di Asian Games XX di Jepang nantinya, ” tegas Ketua Umum PP. PBVSI, Imam Sudjarwo seusai melepas Timnas bola voli putra di Padepokan Voli Jenderal Polisi Kunarto, Sentul, Bogor, Kamus (24/9/2026).
Imam mengakui, Timnas bola voli putra berasa di grup B bersama Iran, Thailand, dan Kirgizstan. Iran datang dengan status sebagai salah satu kekuatan utama voli Asia, sedangkan Thailand merupakan rival Indonesia di kawasan Asia Tenggara.
Namun Imam tetap optimis anak asuhnya bisa tampil all out di multi event kali ini. “Saya berharap semua pemain tampil dengan semangat menyala agar dapat memenuhi harapan masyarakat Indonesia kibarkan Merah – Putih di Jepang, ” katanya.
Mampu masuk peringkat tiga sudah pasti Merah – Putih juga berkibar di Jepang. Apalagi bisa tampil urutan kedua dan juara. Semua itu tidak ada yang tidak mungkin, dengan catatan keinginan keras terus menggebu didada para pemain. Semua itu pernah dibuktikan di India saat tampil sebagai juara.
“Presiden sudah menjanjikan bagi tim atau atlet yang meraih juara di Asian Games disediakan bonus Rp 3 miliar. Bonus yang cukup besar ini bisa menjadi cambuk bagi pemain tampil sebagai juara, ” katanya.
Mendengar cambuk dan harapan dari Ketua Umum PP PBSI, Farhan Halim mengatakan tertantang dan optimis bisa tampil optimal di Asian Games. Bahkan target masuk peringkat tiga di Asian Games bukan merupakan tekanan, namun akan dijadikan suntikan semangat untuk menghadapi lawan kuat dari Iran. Sedang lawan Thailand sudah sering dilakukan diberbagai kejuaraan ASEAN maupun Asia.
“Dengan begitu bukan merupakan beban melawan Thailand maupun Iran, guna mencapai sukses yang diharapkan nantinya, ” tambahnya. (Warso)

