Suara Karya

FWD Insurance Hadirkan Solusi Perlindungan Finansial, Di Tengah Ketidakpastian Ekonomi

JAKARTA (Suara Karya): Di tengah ketidakpastian ekonomi, FWD Insurance meluncurkan produk asuransi jiwa FWD Income Prosperity, yang tak hanya memberi perlindungan jiwa bagi nasabah, tetapi juga kepastian manfaat finansial di masa depan.

“FWD Income Prosperity menawarkan manfaat tunai tahunan terencana, sekaligus perlindungan jiwa bagi nasabah,” kata Direktur Utama FWD Insurance, Jeffrey Woo dalam acara peluncuran yang berlangsung di Jakarta, Senin (25/5/26).

Peluncuran produk itu didasari hasil dari FWD Consumer Outlook Survey di Indonesia yang dilakukan FWD Group bersama Ipsos pada Oktober 2025. Survei terhadap lebih dari 1.000 responden kelas menengah usia 21-65 tahun itu menunjukkan, sebanyak 66 persen masyarakat masih merasa stres, khawatir, atau sekadar ‘bertahan’ secara finansial.

“Hanya 34 persen responden yang mengaku merasa aman dan percaya diri terhadap kondisi keuangan mereka,” ungkap Jeffrey Woo.

Kekhawatiran itu wajar, mengingat kebutuhan masyarakat saat ini bukan lagi sekadar perlindungan dari risiko, tetapi juga kepastian dalam perencanaan keuangan jangka panjang.

“Kami memahami, di tengah berbagai perubahan yang terjadi saat ini, banyak masyarakat ingin memiliki masa depan yang lebih tenang dan terarah. Karena itu, kebutuhan akan perlindungan kini tak hanya soal berjaga-jaga terhadap risiko yang mungkin terjadi, tetapi juga menghadirkan manfaat tunai yang terstruktur,” ujarnya.

Menurut Jeffrey, FWD Income Prosperity dirancang agar masyarakat dapat menjalani hidup dengan lebih percaya diri karena memiliki visibilitas keuangan yang lebih jelas di masa depan.

“Produk ini menawarkan manfaat tunai tahunan sebesar 14 persen hingga 17 persen dari premi tahunan sesuai pilihan plan nasabah,” tuturnya.

Selain itu, nasabah juga dijanjikan manfaat akhir masa asuransi sebesar 108 persen dari total premi yang dibayarkan selama periode program hingga 31 Desember 2026.

FWD Insurance juga memberi skema ‘guaranteed issue offer’ atau pasti diterima tanpa pemeriksaan kesehatan untuk uang pertanggungan hingga Rp2 miliar.

Selain perlindungan jiwa hingga 130 persen dari total premi dibayarkan, produk itu juga dilengkapi manfaat tambahan untuk risiko meninggal dunia akibat kecelakaan. Dan pembebasan premi, jika nasabah mengalami cacat tetap total akibat kecelakaan maupun penyakit.

Produk itu juga semakin relevan di tengah perkembangan inklusi keuangan di Indonesia. Hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025 menunjukkan, gap antara inklusi keuangan dan literasi keuangan tahun ini melebar menjadi 14,05 persen dibandingkan 9,59 persen pada 2024.

“Hal ini menunjukkan, meski akses masyarakat terhadap layanan keuangan semakin luas, kebutuhan akan solusi yang membantu mereka merencanakan masa depan dengan lebih terarah tetap menjadi hal yang penting,” ujarnya.

Peluncuran FWD Income Prosperity mendapat sambutan dari influencer Agatha Suci. Ia menilai, produk dengan manfaat terstruktur dapat membantu keluarganya lebih siap dalam menghadapi masa depan.

“Merencanakan perlindungan bagi keluarga terasa lebih mudah dengan adanya produk asuransi jiwa yang memiliki manfaat yang terstruktur. Ini membantu saya untuk lebih fokus pada keluarga,” kata ibu dua anak tersebut menandaskan. (Tri Wahyuni)

Related posts