JAKARTA (Suara Karya) : Berbagai terobosan yang dilakukan Dosen dan mahasiswa Program Studi S1 Statistika Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dalam melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) di Kelurahan Kampung Rawa, Jakarta Pusat.
Semua aktifitas yang dilakukan di kelurahan Kampung Rawa juga siap mendukung program Desa CANTIK yang mengambil tema “Peningkatan dan Pemberdayaan Kompetensi Aparat Kelurahan dan Masyarakat Terkait Literasi Data Potensi Desa untuk Meraih Predikat Desa CANTIK”.
“Desa CANTIK, akronim dari Cinta Statistik, merupakan program inisiasi Badan Pusat Statistik (BPS) untuk meningkatkan pemahaman dan pengelolaan data statistik di tingkat desa atau kelurahan. Program ini bertujuan agar aparatur desa dan masyarakat dapat memanfaatkan data untuk perencanaan Pembangunan yang lebih baik dan tepat sasaran, “tegas dosen Prodi S1 Statistika UNJ, Prof. Dr. Ir. Bagus Sumargo, M.Si. di Jakarta, kemarin.
Sehubungan kegiatan Sensus Ekonomi 2026 katanya, maka PKM ini mendukung kemampuan aparat dan masyarakat dalam pengaplikasian literasi data statistik dengan mengangkat profile pengrajin tahu tempe berbasis data di Kelurahan Kampung Rawa. Terdata bahwa persentase jumlah pengrajin tahu (18%), tempe (50%), serta tempe dan tahu (32%).
Lebih jauh Prof. Bagus Sumargo, yang bertindak sebagai narasumber utama memaparkan mengenai pentingnya pengelolaan dan pemanfaatan data statistik secara tepat di era digital. Dalam materinya, ia menekankan bahwa kemampuan membaca, menganalisis serta mengartikulasikan data menjadi keterampilan penting bagi aparat kelurahan maupun masyarakat dalam mendukung pembangunan berbasis data.
Kegiatan tersebut katanya, dibuka secara resmi oleh Lurah Kampung Rawa, Ati Mediana. Dalam sambutannya dia menyampaikan apresiasi atas dukungan UNJ dalam peningkatan kapasitas sumber daya manusia di wilayahnya.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat dalam mendorong keberhasilan program-program kegiatan kelurahan kampung rawa berlandaskan data statistik. Khususnya mempromosikan pengrajian tahu dan tempe berbasis data. Kami berharap kerja sama seperti ini terus berlanjut dan berdampak,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan yang berlangsung Rabu (22/7/2026) melibatkan perwakilan Dasawisma dari setiap RW di Kelurahan Kampung Rawa dan juga pengelola RPTRA yang mengikuti kegiatan secara aktif dan antusias, dengan didampingi, oleh Sekretaris Kelurahan Kampung Rawa, Tommy Sofyan Putra
Melalui pengabdian ini, para peserta diberikan pemahaman dasar mengenai statistik, pengumpulan, pemetaan data potensi desa (PODES dan Kecamatan dalam Angka), serta langkah-langkah penyusunan program kegiatan di kelurahan.
Salah satu peserta, Dharmawan Ariessiano (RPTRA) mengungkapkan rasa senangnya dapat mengikuti kegiatan tersebut. “Saya jadi lebih mengetahui bagaiman mendata, khsusunya usaha tahu dan tempe, serta konten dalam web terkini di kelurahan, serta visualisasi gambar serta berita di lingkungan kita” tuturnya.
Kegiatan ini mencerminkan sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam memperkuat kualitas tata kelola pembangunan di tingkat lokal, serta memperkuat peran masyarakat dan aparat Pemda dalam mendukung kebijakan pembangunan berbasis data.
Adapun dosen yang terlibat dalam pengabdian kepada Masyarakat di Kelurahan Kampung Rawa, Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat: Prof. Dr. Ir. Bagus Sumargo, M.Si, Prof. Dr. Suyono, M.Si, Prof. Dr. Dian Handayani, Dr. Ria Arafiah, Nilam Novita Sari, M.Stat., serta mahasiswa Danang Pratomo, Nabilah Rahma Fauziah, dan Shafa Fatimah Az Zahra. (Warso)

