JAKARTA (Suara Karya) : Ketua Umum PB ABTI periode 2026 – 2030, Zulfydar Zaidar Mochtar, SE.MM berusaha keras mempersiapkan atlet menuju IHF Trophy senior, youth dan yunior yang akan digelar di Chonburi Thailand, Oktober 2026.
“Untuk mendapatkan tim yang tangguh, PB ABTI akan menyeleksi pemain youth dan junior putra di Bogor 26-27 September 2026. Sedang Seleknas pemain putri senior dilaksanakan di Balikpapan, Kaltim, ” tegas Zulfydar Zaidar di Jakarta, Sabtu (19/9/2026).
Zulfydar Zaidar mengatakan, meski PB ABTI sudah memantau atlet yang layak masuk tim nasional melalui Kejurnas Junior yang digelar di Surabaya 3 – 8 Agustus 2026, namun untuk mendapatkan tim yang tangguh harus melakukan Seleknas di Bogor.
Bahkan melalui Seleknas tersebut juga memberikan kesempatan bagi pemain dari daerah lain yang belum mengikuti Kejurnas Junior di Surabaya. Dengan begitu katanya, diharapkan benar – benar mendapatkan pemain yang dapat meraih sukses saat diturunkan di IHF Trophy Youth dan Yunior putra di Chonburi, Thailand yang akan dilaksanakan 21 – 25 Oktober 2026.
Guna mendapatkan tim yang tangguh PB ABTI langsung memberikan Pelatnas bagi para pemain yang terpilih masuk tim nasional di Bogor. Dengan harapan, sebelum mereka diterjunkan dalam event internasional sudah terbentuk tim yang kompak dengan prestasi yang diharapkan.
Sedang untuk persiapan menuju IHF Nations Trophy 2026 putri senior akan digelar di Kaltim. Kendati tim putri kategori Youth dan Junior saat tampil di Chonburi, Thailand dapat mengalahkan tuan rumah dan Vietnam tahun lalu, namun untuk tampil dikategori senior harus melakukan Seleknas dan Pelatnas lagi sebelum dikirim ke Chonburi, Thailand 26 – 31 Oktober 2026.
Untuk itu PB ABTI juga mengharapkan peranan pemerintah dalam mempersiapkan atlet selama Pelatnas menuju IHF Trophy senior, youth dan yunior 2026. Agar prestasi pemain bola tangan Indonesia semakin meningkat bila diberikan Pelatnas dengan waktu yang matang.
Semua keputusan melaksanakan Seleknas dan Pelatnas merupakan hasil meeting secara Zoom dengan Sekjen PB ABTI, Rangga Derana Niode, Wakil Sekjen, Cazanova, Gilang Ramadhan,
Wakil Ketua II Binpres, Dr. Sujarwo, S. Pd., M, Prof. Dr. DR. Gigih Siantoro, S. Pd., M. Pd, dan Seprinaldi, M. Pd. Begitu juga dengan komisi kepelatihan indoor, Dr. Muhammad Arief, S. Pd, M. Pd, Siti Nurr Arviyani, M. Pd, Habain Sila Perdana, S. Or., M. Or, Marsha Anisa dan Joni Saprianus, SIP.
Sedang komisi pelatihan beach, Dwi Chandra Hari Wibowo, S.Kep, Abdul Kadir, M.Pd, Rindy Fitrizal, M.Pd, Tata Setiawan Putra dan Muhammad Faizal, S. Pd. Adapun Bendahara Umum Yulia Agustin, SH., MH, Wakil Bendahara Joshua Franklin Oktanatama, Sandey Tantra.
Dibuka Zulkifli Hasan
Zulfydar Zaidar melanjutkan, selain mempersiapkan atlet menuju IHF Trophy senior, youth dan yunior 2026, PB ABTI juga menggelar Kejurnas Bola Tangan Senior Putra – Putri di Sumatera Utara, 20-27 Oktober 2026.
“Saya berharap Kejurnas Bola Tangan Senior di Medan, Sumut dibuka langsung Dewan Pembina Bola Tangan Indonesia, Bapak Dr. (H.C.) H. Zulkifli Hasan, S.E., M.M., ” tegas Zulfydar Zaidar.
Dengan harapan, semangat pemain yang tampil di Kejurnas lebih menggebu untuk menghasilkan prestasi yang matang. Karena pemain yang tampil di Kejurnas sudah pasti terus dimonitor untuk dipromosikan ke PON XXII di NTT oleh daerahnya maupun ke event lainnya.
Zulfydar Zaidar mencontohkan, saat Pelatnas di Pontianak, Kalbar menuju SEA Games ke 30 Thailand tahun 2025 juga mendapat suntikan semangat langsung dari Dewan Pembina Bola tangan Indonesia. Hasilnya cukup memuaskan mengukir sejarah membawa pulang medali perunggu dari Thailand. Semoga semangat itu tumbuh dan berkembang bagi pemain yang tampil di Kejurnas, Medan Sumut nantinya.
Lebih jauh Zulfydar Zaidar mengatakan, selain Kejurnas, PB ABTI juga mempersiapkan atletnya tampil di PON Olahraga Pantai di Jakarta 21 – 25 November 2026. Hal ini juga memberikan peluang bagi semua daerah menurunkan atletnya di multi event pantai nasional.
“Dalam rapat zoom jajaran Pengprov ABTI seluruh Indonesia, sudah 15 daerah yang telah menyatakan siap mengirim timnya ke PON olahraga pantai yang pertama di Jakarta, ” tegas
Zulfydar Zaidar.
Dengan begitu katanya, memberikan angin segar terjadi persaingan ketat dalam PON pantai nantinya. Hal ini sangat diharapkan PB ABTI, dengan harapan saat PON XXII digelar di NTB. dan NTT juga terjadi persaingan ketat untuk tampil sebagai juara. (Warso)

