JAKARTA (Suara Karya): BUMD DKI Jakarta PT Food Station Tjipinang Jaya meresmikan Rumah Beras yang kelima di Pondok Kopi, Jakarta Timur (Jaktim), Rabu, (12/4/23). Kali ini, gerai itu diberi nama Rumah Beras DayaTani.
Sekadar informasi, sebelumnya Food Station telah meresmikan gerai serupa sebanyak 2 gerai di Jakarta Barat, 1 di Depok dan 1 lagi di Citayam, Jawa Barat.
Peresmian gerai Rumah Beras Daya Tani ini adalah yang kelima dilakukan Food Station. Sebagai BUMD Pangan DKI Jakarta, perusahaan pelat merah ini bekerja sama dengan swasta untuk membuka gerai tersebut, dalam hal ini H Nelys Soekidi sebagai pemilik gerai.
“Melalui kehadiran Rumah Beras DayaTani, diharapkan dapat dirasakan dan memberikan manfaat kepada masyarakat sekitar Pondok Kopi,” ujar Pamrihadi di lokasi acara.
Lebih lanjut Pamrihadi menyatakan, Rumah Beras ini tak hanya menjual beras tetapi juga menjual sembako lain seperti gula, tepung terigu, minyak goreng dan lain-lain.
Adapun berbagai produk yang dijual antara lain Beras SPHP Bulog 9.200 /kg, Minyak kita 13.500/liter, Beras FS Jasmine 5kg 68.500 per sak, FS Sego Pulen 5 kg 67.450 per sak, FS Long Grain 5 kg 54.000 per sak, FS Long Grain Red 5 kg 67.000 per sak, FS Long Grain 2,5 kg 34.000 per sak, Tepung terigu 1 kg 13.000, FS gula Pasir putih 1 kg 13.400, FS Gula pasir kristal orange 1 kg 13.500.
Selain itu, gerai ini juga menjual daging sapi impor dengan harga 1 kg 91.000 dan daging ayam dengan harga jual 29.500.
“Kami ingin sinergi seperti ini bisa dilakukan secara meluas di wilayah-wilayah Jakarta yang lain sehingga lebih banyak lagi masyarakat yang bisa dijangkau dan merasakan kedekatan akses lokasi distribusi kebutuhan pangan dan pokok yang berkualitas. Gerai sebelumnya berlokasi di Jakarta Barat kini gerai barikutnya merambah Jakarta Timur,” kata Pamrihadi.
Menurutnya, untuk mengendalikan inflasi pihaknya ingin tumbuh bersama dengan UKM dan Rumah Beras ini diresmikan dalam rangka mendekatkan diri dengan masyarakat sekitar ini sesuai dengan arahan PJ Gubernur Heru Budi Hartono, agar kehadiran sebagai BUMD semakin dirasakan lebih dekat oleh warga Jakarta.
Pemilik Gerai Daya Tani H Nelys Soekidi mengatakan kehadiran gerai ini merupakan amanah dari Food Station yang harus dijaga.
“Selain jualan, kami akan membuka gerai lainnya jika diberikan kepercayaan,” ujarnya. (Pram)
