JAKARTA (Suara Karya) : Ketua Umum PB ABTI, Zulfydar Zaidar Mochtar, SE.MM harapkan, tim Youth dan Yunior putra Indonesia tampil juara di IHF Trophy Youth dan Yunior putra di Chonburi, Thailand yang akan dilaksanakan 21 – 25 Oktober 2026.
Apalagi tim Youth yang mendapat suntikan pemain tangguh Diaspora dari Jerman yaitu Aska Nawaharin. Bergabungnya Aska ke Timnas Youth tentunya juga melewati seleksi nasional (Seleknas) yang diberikan di kawasan Omeera Land, Bogor.
“Pemain Diaspora dari Jerman memiliki permainan yang cepat dan akurat. Atas prestasi itulah Aska terpilih masuk tim yang di Pelatnaskan di GOM Rancabungur Kabupaten Bogor, “jelas Zulfydar Zaidar Mochtar, di Kabupaten Bogor, Kamis (1/10/2026) malam.
Zulfydar Zaidar mengatakan, selama Seleknas di kelompok youth diikuti 41 atlet dari berbagai daerah dan 18 pemain yang terpilih langsung masuk Pelatnas. Selama ditempa di Pelatnas mereka akan diseleksi lagi masuk Timnas inti yang berjumlah 14 atlet untuk dikirim menuju Thailand 20 Oktober 2026.
Begitu juga dengan Timnas bola tangan junior yang ikut Seleknas berjumlah 26 atlet dan dijaring masuk Pelatnas berjumlah 18 atlet. Selama digodok di Pelatnas mereka dipantau lagi dan diciutkan lagi menjadi 14 atlet yang masuk tim inti Timnas bola tangan menuju Thailand.
“Melalui Seleknas yang cukup ketat itulah PB ABTI memberikan target pada Timnas Youth dan Yunior membawa pulang medali emas untuk mengibarkan sang saka bendera Merah – Putih di Thailand, ” tegas Zulfydar Zaidar.
Dikatakannya, selama ditempa di Pelatnas para pemain putra tersebut ditangani Pelatih Kepala, Sujarwo dan Abdul Kadir. Adapun pelatih Timnas Youth dipercayakan pada Muhammad Rizki dan Azka Fauzan Ramdhani. Sedang untuk Timnas Junior ditangani Yulianto Efendi Sir dan Habaib Sila Perdana.
Pada kesempatan yang sama Ketua Pengkot ABTI Kabupaten Bogor, Irman Nurcahyan mengatakan, lewat Pelatnas di Bogor para atlet Youth dan Yunior diharapkan meraih prestasi puncak di IHF Trophy nantinya.
Melalui prestasi di tingkat Youth dan Yunior dapat ditingkatkan lagi kejenjang berikutnya. Dengan harapan, bisa membawa peningkatan terhadap cabang bola tangan kejenjang internasional dan mencapai prestasi dunia.
“Dapat berjaya ditingkat Asean dan Asia, tinggal melanjutkan selangkah lagi ke tingkat dunia. Semua itu tentunya melewati berbagai tahapan melalui prestasi ditingkat Youth dan Yunior serta senior nantinya, ” tambahnya. (Warso)

