JAKARTA (Suara Karya): Melalui perjuangan cukup gigih tiga atlet silat Jakarta Timur, Puspa Arumsari, Rahel dan Yaqub menyumbang medali emas bagi kontingen Indonesia di kejuaraan Dunia Pencak Silat yang dihelat di Abu Dhabi UEA, 18-23 Desember 2024.
“Kami sangat bangga atas prestasi yang diraih tiga atlet Jakarta Timur mempersembahkan medali emas bagi kontingen Indonesia di kejuaraan Dunia Pencak Silat yang digelar di Abu Dhabi UEA,”tegas Ketua Umum KONI Jakarta Timur, Andree Fazara di Jakarta, Minggu (22/12/2024).
Melalui prestasi yang ditoreh katanya, selain membawa nama harum Pengkot IPSI Jakarta Timur khususnya dan Indonesia umumnya. Karena dengan torehan medali emas yang dihasilkan, ketiga atlet Jakarta Timur dapat mengibarkan bendera Merah – Putih dan mengumandangkan lagu Indonesia Raya di Abu Dhabi UEA.
Dengan prestasi yang dihasilkan juga merupakan suatu kebanggaan tersendiri bagi seorang atlet, orang tua dan masyarakat Indonesia umumnya. Begitu juga Pengkot IPSI Jakarta Timur, PB IPSI dan KONI Jakarta Timur tentunya.
Andree Fazara berharap, prestasi terbaik di dunia yang diukir Puspa, Rahel dan Yaqub dapat diikuti para pesilat lain di kejuraan internasional. Dengan begitu, perkembangan prestasi atlet silat Jakarta Timur terus mengalami kemajuan.
Dukungan Moral
Apalagi saat tampil di kejuaraan dunia
Puspa, Rahel dan Yaqub langsung didampingi dan mendapat dukungan moral dari Ketua IPSI Pengkot Jakarta Timur, Porseda Risman selama berjuang di Kejuaraan Dunia Pencak Silat di Abu Dhabi UEA.
Sedang Porseda Risman yang juga Ketua IPSI Pengkot Jakarta Timur melalui pesan singkatnya melalui HP mengatakan, perjuangan tiga pesilat Jakarta Timur cukup bagus selama tampil di Abu Dhabi UEA.
Seperti halnya Puspa yang tampil di nomor tunggal Putri Dewasa, dapat memperagakan jurus dan seni sangat akurat. Dengan penampilan yang cantik pesilat Jakarta Timur itu mendapat nilai tertinggi dari wasit juri. Hal itu yang membuat namanya dinobatkan sebagai pesilat terbaik dan layak meraih medali emas.
Medali emas yang ditoreh Puspa di Abu Dhabi kali ini merupakan yang ketiga kalinya dalam kejuaraan dunia. Begitu juga ketika turun di PON tiga kali berturut – turut menyuguhkan medali emas bagi kontingen DKI Jakarta. Sedang saat tampil di Asian Games meraih medali emas pertama di Indonesia tahun 2018 dan dua kali meraih medali emas di SEA Games.
“Prestasi terbaik Puspa di kejuaraan dunia, Asian Games, SEA Games maupun di PON hingga kini belum tertandingi. Prestasi itu pula yang menjadi kebanggaan Pengkot IPSI Jakarta Timur, “tambah Porseda.
Begitu juga yang dilakukan Rahel di nomor tunggal Putri Remaja dengan rangkaian jurus – jurus favoritnya dapat menghasilkan nilai terbaik dari wasit dan juri. Lewat penampilan terbaiknya pesilat dari Jakarta Timur itu dinyatakan sebagai juara dan meraih medali emas.
Sedang Yaqub yang turun di kelas Fight putra remaja berhasil mengeluarkan jurus – jurus akuratnya untuk mengalahkan lawan di partai final. Dengan kemenangan itulah Yaqub dinobatkan sebagai juara dan menyumbang medali emas bagi kontingen Indonesia di kejuaraan dunia Pencak silat 2024. (Warso)
