JAKARTA (Suara Karya) : Ketua Umum KOI (Komite Olimpiade Indonesia) atau NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari memberikan restu dan dukungan pada Zulfydar Zaidar Mochtar, SE.MM maju dan menjadi Ketua Umum PB ABTI periode 2026 – 2030.
“Kami mengucapkan Terima kasih atas restu dan dukungan Ketum KOI Raja Sapta Oktohari untuk memimpin kembali PB ABTI 2026 – 2030. Melalui dukungannya diharapkan tim bola tangan Indonesia kembali dipertandingkan di SEA Games 34 Malaysia 2027,” tegas Zulfydar Zaidar seusai minta restu melangkah ke Munas PB ABTI yang akan digelar di Kalbar 25 Juli 2026 di kantor KOI, Selasa (14/7/2026).
Zulfydar Zaidar melanjutkan, dukungan KOI tidak sekedar melangkah ke Munas PB ABTI, namun berjanji akan memberikan fasilitas pembinaan atlet untuk berlatih dalam meningkatkan prestasi kejenjang internasional.
Dalam segi prestasi sejak tahun 2023 tim bola tangan putri tembus Asian Men & Women Beach Handball Championship di Bali, dengan meraih medali perunggu. Oktober 2024, saat tampil di Asian Youth Beach Handball Championship di Bangkok, Thailand, Timnas putri Indonesia tampil juara tiga dengan membawa pulang medali perunggu.
Begitu juga di kategori mahasiswa, Timnas bola tangan putra yang diperkuat 14 pemain dan dipimpin 4 pelatih saat tampil di Asean Univercity Games di Surabaya, Jawa Timur juga meraih medali perunggu. Sedang di SEA Games dengan membawa medali perunggu dari Thailand tahun 2025.
Dengan peningkatan prestasi yang signifikan selama PB ABTI dipimpin Zulfydar Zaidar mendapat apresiasi dari Ketum KOI Raja Sapta Oktohari. “Meningkatkan prestasi olahraga beregu tidak mudah, selain membutuhkan biayai yang mahal juga perhatian yang tidak kecil jumlahnya. Semua itu bisa dilalui dengan keberhasilan yang perlu dilanjutkan dan ditingkatkan lagi menuju prestasi Asia, bahkan dunia, ” tegas Raja Sapta Oktohari yang akrab dipanggil Okto itu.
Dalam kesempatan itu Okto yang juga
mantan Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) masa bakti 2011–2014, menawarkan fasilitas latihan atlet berupa gedung indoor dikawasan Universitas Indonesia (UI) Depok. “Kalau kepengurusan PB ABTI pimpinan Zulfydar Zaidar bersedia menempati dan menggunakan fasilitas tersebut, bisa melakukan peninjauan dan kerjasama dengan KOI yang diberi kepercayaan pihak UI, ” tegas Okto.
Yang penting untuk kemajuan prestasi bola tangan, KOI siap mendukung PB ABTI untuk berkiprah bukan saja di SEA Games, namun di Asian Games, bahkan event internasional lainnya. Karena bola tangan sebagai cabang Olimpiade tentunya mempunyai peluang meraih prestasi dunia. (Warso)
