JAKARTA (Suara Karya): Perumda Dharma Jaya memasang target ambisius dengan memperluas jaringan bazar pangan hingga 1.416 titik sepanjang tahun 2026. Langkah ini dilakukan untuk memastikan masyarakat mendapatkan akses lebih luas terhadap protein hewani dengan harga terjangkau.
Direktur Utama Perumda Dharma Jaya, Raditya Endra Budiman, mengungkapkan bahwa hingga Maret 2026 pihaknya telah merealisasikan 480 titik bazar. Capaian tersebut menjadi sinyal positif bahwa target tahunan berpotensi terlampaui.
“Dengan rata-rata pelaksanaan enam titik per hari, kami optimistis dapat menyamai bahkan melampaui capaian tahun sebelumnya,” ujarnya.
Untuk mempercepat distribusi, Dharma Jaya memperkuat infrastruktur logistik dengan menambah armada kendaraan berpendingin dari dua unit menjadi empat unit. Penambahan ini dinilai krusial untuk memperluas jangkauan distribusi daging ke berbagai wilayah.
Raditya menegaskan, peningkatan kapasitas distribusi akan berdampak langsung pada volume layanan kepada masyarakat. “Dengan dukungan armada yang lebih memadai, potensi realisasi program tahun ini semakin besar,” katanya.
Selain memperluas cakupan, Dharma Jaya juga menjaga strategi harga agar tetap berada di bawah harga pasar. Kebijakan ini ditujukan untuk membantu masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga pangan di tengah dinamika ekonomi.
“Antusiasme masyarakat cukup tinggi karena mereka bisa mendapatkan daging berkualitas dengan harga yang lebih terjangkau,” tambahnya.
Program bazar ini tidak hanya menyasar warga DKI Jakarta, tetapi juga mulai menjangkau wilayah penyangga secara selektif. Hal ini dilakukan untuk merespons kebutuhan masyarakat di kawasan sekitar ibu kota yang juga membutuhkan akses pangan murah.
Dukungan terhadap program ini juga datang dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekda DKI Jakarta, Suharini Eliawati, menilai langkah Dharma Jaya sebagai bagian penting dalam menjaga ketahanan pangan daerah.
Ia menyebut, perluasan titik bazar menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah dalam memastikan masyarakat memperoleh pangan bergizi dengan harga terjangkau.
“Kami mengapresiasi konsistensi Dharma Jaya dalam memperluas distribusi. Ini sejalan dengan upaya menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan,” ujarnya.
Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan BUMD menjadi kunci dalam membangun ekosistem pangan yang kuat dan berkelanjutan. Ia juga optimistis peningkatan armada distribusi akan semakin memperkuat efektivitas program tersebut.
“Dengan dukungan infrastruktur yang terus ditingkatkan, program ini tidak hanya membantu masyarakat, tetapi juga menjaga stabilitas ekonomi daerah,” pungkasnya. (Boy)
