JAKARTA (Suara Karya): Bahasa Indonesia semakin mendunia. Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir, resmi membuka Program Studi (Prodi) Bahasa dan Sastra Indonesia di Fakultas Bahasa dan Terjemah untuk tahun akademik 2025/2026.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyampaikan apresiasi atas pencapaian ini yang dinilai sebagai langkah penting dalam program internasionalisasi bahasa Indonesia.
“Pembukaan Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia ini semoga dapat meningkatkan sinergi membangun peradaban dengan bahasa sebagai medianya,” kata Mu’ti secara virtual dari Jakarta, Minggu (21/9/25).
Ia menambahkan, kehadiran prodi tersebut diharapkan membuat bahasa Indonesia semakin populer di Mesir, yang dikenal memiliki hubungan diplomatik dan kultural yang kuat dengan Indonesia.
“Semoga semakin banyak generasi dari berbagai negara, khususnya mahasiswa Al-Azhar Kairo, yang memahami dan menguasai bahasa Indonesia sebagai salah satu bahasa dunia,” imbuhnya.

Rektor Universitas Al-Azhar, Salamah Daud juga menyatakan, pembukaan Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia merupakan bentuk penghargaan kepada Indonesia atas dukungannya terhadap kampus tertua di dunia tersebut.
“Karena saat ini, Al-Azhar menampung sekitar 15 ribu mahasiswa asal Indonesia,” ungkapnya.
Bahasa Indonesia menjadi salah satu bahasa yang diajarkan di Universitas Al-Azhar Kairo, selain bahasa Inggris, Prancis, Jerman, Jepang, Mandarin, dan bahasa asing lainnya.
“Dengan adanya prodi ini, maka kedudukan bahasa Indonesia semakin kuat,” ungkap Salamah.
Upaya mengenalkan bahasa Indonesia di Universitas Al-Azhar dimulai sejak 2016 melalui kursus Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA), hasil kerja sama KBRI Kairo dan Badan Bahasa.
Pada 2019, bahasa Indonesia bahkan ditetapkan sebagai bahasa pilihan kedua di Fakultas Bahasa dan Terjemah.
Hingga tahun akademik 2024/2025, tercatat 51 mahasiswa memilih bahasa Indonesia sebagai bahasa kedua. Dengan hadirnya prodi baru, jumlah ini diperkirakan akan terus meningkat. (Tri Wahyuni)

