Suara Karya

Revitalisasi Satuan Pendidikan Bakal Ditambah Tahun Ini, Sentuh Angka 71.744 Sekolah

BALIKPAPAN (Suara Karya): Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) saat ini tengah melakukan revitalisasi sekolah pada 11.744 satuan pendidikan. Dukungan anggaran untuk kegiatan tersebut mencapai Rp14 triliun.

Tahun ini pula, Mendikdasmen Abdul Mu’ti mengungkapkan, bakal ada tambahan anggaran yang cukup besar untuk revitalisasi bagi sekitar 60.000 satuan pendidikan. Usulan tambahan anggaran tersebut telah mendapat dukungan dari Komisi X DPR RI.

“Jika anggarannya disetujui Kementerian Keuangan, maka total sekolah yang direvitalisasi tahun ini mencapai 71.744 satuan pendidikan di seluruh Indonesia,” kata Mendikdasmen Abdul Mu’ti saat kunjungan kerja ke sejumlah sekolah di Balikpapan, Kalimantan Timur, Jumat (5/6/26).

Sekolah yang dikunjungi yaitu SMPN 14, dan SMAN 8 Balikpapan, setelah sebelumnya melakukan kegiatan Senam Anak Indonesia Hebat (SAIH) secara massal di Balikpapan Sport dan Convention Center (BSCC).

Hadir dalam kesempatan yang sama, Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud; Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud; dan Wakil Ketua Komisi X, DPR RI, Hetifah Sjaifudian.

Mendikdasmen menjelaskan, program revitalisasi satuan pendidikan merupakan bagian dari upaya pemerintah memperbaiki kualitas sarana pendidikan di seluruh Indonesia, terutama bagi sekolah yang mengalami kerusakan berat, berada di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), serta terdampak bencana alam.

Abdul Mu’ti menjelaskan, bentuk revitalisasi disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing sekolah. Program tersebut mencakup perbaikan bangunan rusak berat, pembangunan ruang kelas baru, laboratorium, hingga penguatan fasilitas pembelajaran berbasis teknologi digital.

Selain revitalisasi, Kemendikdasmen juga gencar melakukan program digitalisasi pendidikan di satuan pendidikan. Dukungan digitalisasi pendidikan itu diberikan dalam bentuk berupa 423 unit interactive flat panel, 423 laptop, dan 423 hard disk eksternal.

“Rotal bantuan perangkat pembelajaran yang disalurkan tahun ini mencapai 1.269 unit,” ungkapnya.

Guna mendukung kebijakan tersebut, Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud mengatakan, pihaknya telah menjalankan berbagai program prioritas di sektor pendidikan.

Program itu meliputi penyediaan seragam sekolah gratis bagi peserta didik PAUD, SD, dan SMP, pembangunan unit sekolah baru, revitalisasi sekolah, hingga kerja sama dengan sekolah swasta dalam pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB).

“Sejak 2022 hingga 2026, Pemkot Balikpapan telah membangun 6 SMP baru, satu SD baru, satu PAUD baru, serta melaksanakan sekitar 497 paket revitalisasi dan rehabilitasi sekolah,” ungkap Rahmad.

Ia berharap kunjungan kerja Mendikdasmen dapat semakin memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mempercepat digitalisasi pembelajaran serta pemenuhan sarana dan prasarana pendidikan.

“Semoga kolaborasi Pusat-Daerah ini mampu mewujudkan pendidikan yang semakin berkualitas dan berkelas dunia di Kota Balikpapan,” tegasnya. (Tri Wahyuni)

Related posts